SuaraBandung.id - Koperasi angkutan di Kota Bandung yang terdiri dari Kopamas, Kobanter, Kobutri dan Organda sepakat untuk kenaikan tarif angkutan umum.
Dadang Darmawan, "Tadi kita lakukan perhitungan bersama, dan disepakati bahwa kenaikan angkutan kota di Bandung ini naik Rp1.000 dari tarif yang lama," kata Dadang Darmawan di Balai Kota Bandung, Selasa 6 September 2022.
Dadang juga mengungkapkan hasil yang disepakati soal kenaikan tarif angkutan barang yang juga turut dibahas dalam pertemuan dan hasilnya disepakati naik di angka 20-25 persen.
"Untuk kenaikan tarif lain seperti angkutan AKAP itu di pusat, kalau AKDP itu di provinsi termasuk juga taksi dan angkutan barang," jelasnya.
Dadang menegaskan ini baru dalam bentuk kesepakatan yang nantinya akan diusulkan ke Wali Kota Bandung, Yana Mulyana.
"Tetapi harus diingat itu baru kesepakatan, itu sebagai bahan yang akan diusulkan ke wali kota untuk bisa ditetapkan dengan ketetapan wali kota," ungkapnya.
Lagipula tarif angkutan kota di Kota Bandung ini terakhir ditetapkan itu di tahun 2016, jadi memang sekarang momentumnya ada kenaikan bbm, jadi cukup wajar lah teman-teman di organda mengusulkan kenaikan penyesuaian tarif," tandasnya.
Untuk diketahui, berikut tarif dan rute lengkap angkot di Kota Bandung berdasarkan Keputusan Wali Kota (Kepwal) Bandung Nomor 551.2/Kep.531-Dishub/2016 tentang Penetapan Tarif Angkutan Penumpang Umum di Kota Bandung.
Adapun tarif yang tertera merupakan tarif lama yang belum mengalami kenaikan pasca kenaikan BBM, berikut tarif lama angkot di Kota Bandung;
Baca Juga: Resmi Diluncurkan, Harga Realme C33 di Kisaran Rp 1 Jutaan
Abdul Muis - Cicaheum Via Binong (Kode 01.A): Rp4.400
Abdul Muis - Cicaheum Via Aceh (Kode 01.B): Rp3.400
Abdul Muis - Dago (Kode 02): Rp3.400
Abdul Muis - Ledeng (Kode 03): Rp3.400
Abdul Muis - Elang (Kode 04): Rp3.400
Cicaheum - Ledeng (Kode 05): Rp3.900
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Rosan Hingga Bahlil Ikut Tertutup Soal Badan Ekspor
-
Status Jabatan Sekda Tangsel Menggantung, BKN Didesak Segera Keluarkan Surat Pengukuhan
-
Makan AYCE di Shaburi Tanpa Bikin Kantong Bolong, Ada Promo BRI!
-
BRI RO Denpasar Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Klasterisasi dan Desa Brilian
-
KAI Tutup 7 Titik Maut Perlintasan Liar di Jakarta, Ini Daftar Lokasinya
-
Segera Naik Sidang, KPK Limpahkan Perkara Bupati Pati Sudewo ke Tahap Penuntutan
-
'Jangan Kaget Bunda, HP Sudah Dibuang ke Laut', Pesan Terakhir Andi Angga Sebelum Ditangkap Israel
-
Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel
-
Taeyong NCT Luapkan Insting, Ambisi, dan Kebebasan Artistik di Lagu WYLD
-
Tak Hanya Asus, Lenovo Juga Kenalkan Laptop Tipis Pesaing MacBook Neo