/
Kamis, 08 September 2022 | 16:56 WIB
Kolase Ferdy Sambo dan istri, Putri Candrawathi, serta siluet bayi. Terungkap Kisah mika Putri inginkan ancak dari keluarga Brigadir J. (OpenClipart-Vectors, @kadivpropam)

SuaraBandung.id – Ada kisah menarik sebelum terjadinya peristiwa pembunuhan Brigadir J yang diduga didalangi Ferdy Sambo dan istrinya, Putri Candrawathi.
 
Untuk menutup kasus pembunuhan sadis tersebut, diduga Ferdy Sambo merancang scenario agar terlihat jika kematian Brigadir J seperti baku tembak.
 
Bukan itu saja, untuk menghancurkan Brigadir J, Ferdy Sambo juga diduga mengarang peristiwa pelecehan seksual di Duren Tiga, Jakarta Selatan.
 
Sadisnya, Ferdy Sambo sampai mengorbankan istrinya yang disebut dalam scenario awal menjadi korban perkosaan Brigadir J.
 
Hingga kini kasus tersebut masih dalam penuntasan di Mabes Polri. Namun, yang menarik dan belum terungkap adalah soal motif.
 
Bukan itu saja, sisi lain dari kasus tersebut adalah soal hubungan Brigadir J dan keluarga Ferdy Sambo.
 
Banyak cerita jika Brigadir J cukup dekat dengan Ferdy Sambo, maupun sang istri, Putri Candrawathi.
 
Ada satu kisah yang belum terungkap, dan kini diceritakan keluarga Brigadir J. 
 
Saat ini Putri yang menjadi tersangka dugaan pembunuhan berencana Brigadir J, belum juga ditahan. 
 
Hal itu sangat mengusik rasa keadilan yang ada di negara hukum seperti Indonesia. 
 
Alasan penyidik tidak menahan Putri sangat “receh”, yakni karena punya anak kecil yang berusia sekitar 1,5 tahun.
 
Akan tetapi di balik keberadaan sosok anak kecil tersebut, ada kisah menarik yang melibatkan Putri dan Brigadir J.
 
Adalah bibi Brigadir J, Roslin Simanjuntak yang membongkar kisa bayi dari Putri. Rupanya bibi Brigadir J mencurigai sosok balita tersebut, bukan anak kandung, melainkan anak angkat
 
Bibi Brigadir J mengisahkan, jika keponakannya pernah diminta bantuan oleh keluarga Ferdy Sambo dan istri, mencari bayi untuk dirawat.
 
Keluarga Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi jauh sebelum peristiwa keji itu, pernah meminta anak kepada keluarga Brigadir J.
 
Mereka sangat ingin mengadopsi bayi dari keluarga Brigadir J sebagai anak angkat. 
 
"Sempat minta saat Yosua (Brigadir J) setahun kerja di situ. Mak ada nggak bapak ibu (Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi) mau adopsi anak,” kata bibi Brigadir J berkisah.
 
Ferdy Sambo dan istrinya meminta bayi dari keluarga Brigadir J dengan berbagai pertimbangan.”Bapak (Ferdy Sambo) itu nanya ke saya kalau ada dari keluarga kita," kata Roslin.
 
Tahu ada permintaan tersebut, keluarga Brigadir J mencarikan bayi sesuai keinginan Ferdy Sambo dan istrinya.
 
Bibi Brigadir J mengatakan, Ferdy Sambo dan istri meminta bayi dari keluarga ibu marga Simanjuntak maupun dari keluarga ayah Hutabarat.
 
Saat itu kebetulan tidak ada anak yang bisa diadopsi, karena permintaan Ferdy dan Putri adalah seorang bayi. 
 
"Keluarga kami nggak ada lagi yang bayi (sesuai permintaan Ferdy dan istri),” katanya. 
 
“Mereka maunya yang bayi (untuk diadopsi). Adanya yang sudah SD, mereka (keluarga Ferdy Sambo) nggak mau, akhirnya gak jadi," ujarnya. 
 
Tentang alasan Ferdy Sambo dan Putri ingin bayi dari marga Simanjuntak dan Hutabarat 
karena dilihat Brigadir Yosua memiliki sikap yang baik.
 
Padahal saat itu Brigadir J baru bekerja bersama Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi selama satu tahun. 
 
"Kenapa (Ferdy Sambo dan istri) minta dari keluarga kami (Brigadir J),” katanya 
 
“Kan mungkin karena dia (Ferdy Sambo dan Putri) lihat sifatnya anak kami (Brigadir J) ini baik,” kata bibi Brigadir J. 
 
“Artinya dia (Ferdy dan Putri) kan sudah memahami Almarhum ini (Brigadir J), sikapnya gimana wataknya gimana," ungkapnya. 
 
Dari sana, bibi Brigadir menduga anak yang menjadi alasan Putri Candrawathi tidak ditahan merupakan anak angkat bukan biologis.
 
Namun, bibi Brigadir J mengatakan, dia hanya menduga lantaran pernah satu waktu Ferdy Sambo dan istrinya mencari anak adopsi.

Load More