/
Sabtu, 10 September 2022 | 16:29 WIB
Ustaz Abdul Somad di podcast Daniel Tetangga Kami milik Daniel Mananta.

SuaraBandung.id - Sering terjadi di kalangan laki-laki dan perempuan, mereka memendam rasa kepada saudara sepupunya secara diam-diam.

Terkait hal itu, banyak yang mempertanyakan tentang hukum menikah dengan sepupu sendiri. Hukum menikah dengan sepupu tersebut dibahas dalam Islam.

Ustaz Abdul Somad (UAS) menerangkan pernikahan dengan sepupu sendiri tidak baik untuk dilakukan. Ia pun menyampaikan anjuran menikah dengan orang asing.

Anjuran menikah dengan orang asing merujuk pada perkataan Umar Bin Kattab.

"Anakmu akan sehat, jadi (kalau) semakin jauh hubungannya (akan) makin baik," ungkap UAS.

UAS pun menganjurkan untuk menikah dengan bangsa lain bagi laki-laki maupun perempuan.

"(Orang) Jawa bisa menikah dengan orang Batak. meskipun dari situ rugi karena dari (panggilan) emas jadi tulang," UAS melanjutkan.

Satu dari manfaat menikah dengan bangsa ataupun suku lain yakni bisa mengenal budaya dan kebiasaan kedua pihak yang menikah.

Sebelumnya, UAS mengatakan bahwa menikah dengan sepupu sendiri tidak baik untuk dilakukan. Ia kemudian menyampaikan perkataan dari Umar bin Khattab.

Baca Juga: Persib Hadapi Arema FC Besok, Luis Milla: Mainkan Pertandingan Tanpa Kesalahan

Lebih baik jika menikah dengan orang asing atau orang yang sama sekali tidak memiliki pertalian darah.

UAS juga mengungkapkan bahwa di Mesir kuno banyak ditemukan kotak-kotak yang isinya sebagian besar cacat. Hal itu karena banyak yang melakukan perkawinan sedarah.

"Kenapa (mereka) cacat? Karena mereka banyak melakukan inses atau hubungan sedarah. Itu tidak baik," ungkap Ustaz Abdul Somad dalam kanal YouTube Daniel Mananta Network.

Load More