SuaraBandung.id – Dalam salah satu kajian, Ustadz Adi Hidayat mengungkapkan mengenai penyakit hati yang menular.
Penyakit hati disini, bukanlah penyakit hati jasmaniah seperti hepatitis, liver, sirosis, dan sebagainya.
Dalam Islam sendiri, penyakit hati merupakan kerusakan pandangan dan keinginan seseorang terhadap kebenaran yang ada di hadapannya.
Lantas, apa penyakit hati yang menular itu?
Seperti dilansir SuaraBandung.id dari kanal YouTube Adi Hidayat Official, Selasa (13/9/2022), berikut ulasannya.
Ustadz Adi Hidayat dalam salah satu kajiannya, menerangkan mengenai penyakit hati yang menular.
“Penyakit hati yang menular itu yaitu Marodun, yang kenanya langsung ke hati yang paling dalam,” ungkap Ustadz Adi Hidayat.
Penyakit hati Marodun ini bisa dikategorikan menjadi iri, dengki, dendam, dan ria.
Jika ada seseorang yang terkena penyakit Marodun, itu bisa menyebar keseluruh badan.
Baca Juga: Resep Herbal Anti Kanker ala dr. Zaidul Akbar, Begini Cara Bikinnya
“Contoh, jika ada orang yang iri hati, itu ia bisa tidak makan,” ucap Ustadz Adi Hidayat.
Mengapa penyakit hati Marodun bisa dikatakan menular, ini penjelasan Ustadz Adi Hidayat.
“Apabila orang yang datang akan belajar, tetapi pengajarnya terinfeksi penyakit marodun, maka akan bermasalah. Ilmu yang disampaikan tidak akan maksimal, karakter yang dibangun tidak akan baik, dan yang keluar adalah kata-kata yang kotor, emosi yang tidak stabil, dan itu akan menular kepada muridnya. Karena nanti yang diingat adalah karakter yang buruknya,” jelas Ustadz Adi Hidayat.
Bahkan jika itu seorang profesor pun, ketika ia pemarah, maka yang akan dikenang itu marahnya bukan ilmunya.
Oleh sebab itu bagi seorang pengajar, hilangkan dulu penyakit hatinya sebelum mengajar agar tidak mewariskan keburukan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
BRI Jadi Penggerak KUR Perumahan, Pemerintah Beri Apresiasi untuk Program 3 Juta Rumah
-
Mayoritas Depot Air Minum Isi Ulang Tak Kantongi Sertifikat Layak, Bahkan Tercemar E-Coli
-
Synology DP5200 Hadirkan AI dan Skalabilitas Tinggi untuk Tantang Dominasi Sistem Tape Tradisional
-
Modifikasi Yamaha XSR 155 Bergaya Jubei Yagyu Milik Ladies Biker yang Curi Perhatian
-
IHSG Mulai Terbang Pada Rabu Pagi, Masih Bergerak ke Level 6.100
-
BPR BKK Jateng Buka Akses Kredit bagi Calon PMI ke Korea Selatan, Peluang Kerja Tak Lagi Terhambat
-
Resmi Latih Italia, Roberto Mancini Dibuat Frustasi oleh Shin Tae-yong dan Timnas Indonesia
-
Keruwetan Aturan Rokok, Bikin Investasi di Industri Hasil Tembakau Seret
-
Ganti 13.000 KM Pipa Tua Jakarta, PAM Jaya Siapkan Proyek Jumbo Rp22,8 Triliun
-
BUKA Kantongi Pendapatan Rp 4 T di Semester I 2026, Ditopang Segmen Gaming