SuaraBandung.id - Orang yang telah meninggal biasanya dikirimkan bacaan kalimat thayyibah (tasbih, tahmid, tahlil dan takbir) oleh orang yang ditinggalkan. Tradisi tersebut disebut juga dengan tradisi tahlilan.
Tahlilan memang sebuah tradisi yang sering dilaksanakan oleh masyarakat Islam di Indonesia, terutama di Jawa. Gus Baha pun dalam ceramahnya pernah membahas tentang tahlilan itu.
Gus Baha mengatakan, sang mayit yang telah meninggal akan mendapatkan pahala dari orang yang menhadiahkan bacaan Al-Quran dan kalimat thayyibah untuk mayit tersebut.
Melaksanakan tahlilan dalam Islam diperbolehkan menurut mazhab Hanafi, sebagian mazhab Maliki, mazhab Syafi'i, dan ulama mazhab hambali, dilansir suara.com dari laman NU Online.
Perbedaan pendapat tentang hukum tahlilan memang terjadi di kalangan ulama. Walaupun begitu, orang lain tak boleh dikatakan kafir oleh orang yang berbeda pendapat tentang hal itu.
Gus Baha pun mengatakan, kebaikan terhadap sesama umat Islam harus dilakukan tanpa boleh dihalangi dengan alasan perbedaan pendapat.
Hadist riwayat Aisyah adhiyallahu anha mengungkapkan bahwa seseorang telah mendatangi Rasulullah SAW dan bertanya tentang amalan yang ditujukan untuk orang yang sudah meninggal. Hadist itu pun menjadi pedoman ulama dalam memperbolehkan tahlilan. Adapun hadist itu berbunyi:
“Hai Rasulullah. Sesungguhnya ibuku (telah) meninggal dalam keadaan tiba-tiba, dan (beliau) belum berwasiat. Saya rasa seandainya sebelum meninggal dia sempat berbicara, (maka) dia akan bersedekah. Apakah dia mendapatkan pahala jika saya bersedekah untuknya?” Rasul pun menjawab: “Ya.”
Sebelumnya, Gus Baha menjawab pertanyaan jamaah tentang apakah tahlilan bisa menyebabkan mayit terkena azab kubur, dilansir dari video dalam kanal YouTube Kalam- kajian Islam yang diunggah pada 2 November 2021.
Baca Juga: Sindir Rezim Jokowi, AHY: Harga Minyak Dunia Turun, Harga BBM Harusnya Juga Turun
Gus Baha pun menjelaskan tentang hukum melaksanakan tahlilan yang masih menjadi perdebatan di kalangan ulama. Bahkan, sebagian masyarakat ada yang mengatakan bahwa tahlilan merupakan bid'ah idhofiyah.
Bid'ah idhofiyah berarti hal itu tidak dijelaskan aturannya secara rinci walaupun diakui ulama karena secara umum memiliki dalil, dilansir dari laman Darul Faqih.
Demikian penjelasan Gus Baha tentang tradisi menghadiahkan bacaan Al-Quran kepada orang yang sudah meninggal (tahlilan). Semoga informasi itu dapat menjadi pengetahuan dan bermanfaat bagi para pembaca.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Bisakah Melacak iPhone yang Mati Total? Ini Jawaban dan Cara Lengkapnya
-
Imbas Lonjakan Harga Memori, Nothing Batalkan Peluncuran CMF Phone Terbaru
-
Pelatih Irak Kelakar Sulit Hentikan Mbappe: Saya Sudah Minta Main dengan Tiga Kiper
-
8 Lukisan Pembawa Rezeki Menurut Feng Shui, Cocok Jadi Pajangan Rumah
-
Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun
-
OPSI Desak Pemerintah Awasi Karir Hub, Cegah Perusahaan Manipulasi Loker Demi KPI HRD
-
Listrik Padam Lagi di Palembang Pekan Ini, Cek Apakah Wilayah Anda Terdampak
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
-
Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025