SuaraBandung.id – Dalam salah satu kajian, Ustadz Abdul Somad menjelaskan mengenai hukum merayakan Maulid Nabi.
Peringatan Maulid Nabi bertepatan dengan hari Sabtu tanggal 8 Oktober 2022.
Hukum merayakan Maulid Nabi masih menjadi perdebatan di kalangan sebagian umat muslim.
Lantas, apakah merayakan Maulid Nabi itu bid’ah? Begini penjelasan Ustadz Abdul Somad.
Dilansir SuaraBandung.id dari kanal YouTube Para Pejalan, Sabtu (24/9/2022), berikut ulasannya.
Maulid Nabi merupakan peringatan atau perayaan hari lahirnya Nabi Muhammad SAW yang rutin dilakukan setahun sekali pada bulan Rabbiul Awal tahun Hijriah.
Ustadz Abdul Somad mengungkapkan bahwa kelahiran Nabi merupakan karunia Allah SWT.
“Dan kelahiran Muhammad SAW adalah nikmat dan karunia terbesar yang harus diingat dan disyukuri," ungkap Ustadz Abdul Somad.
Ustadz Abdul Somad menjelaskan mengenai dalil berupa hadits Nabi SAW tentang hukum perayaan Maulid Nabi.
Baca Juga: Berjualan Seperti Ini Dapat Menjerumuskan, Buya Yahya: Kita Seorang Muslim
Suatu hari, seorang sahabat pernah bertanya pada Rasulullah SAW puasa di hari Senin. Rasulullah SAW menjawab: "Pada hari itu aku dilahirkan dan pada hari itu Alquran turun kepadaku".
Ustadz Abdul Somad menegaskan bahwa perayaan Maulid Nabi memiliki manfaat yang baik bagi umat Islam. Misalnya, terjalinnya silaturahmi antar umat Islam.
“Bukan hanya setiap tahun, tapi setiap hari Senin (silaturahmi terjalin),” ungkap Ustadz Abdul Somad.
Lalu, Ustadz Abdul Somad menyatakan bahwa berdasarkan pendapat para ulama besar, mereka yang mengagungkan hari lahir Nabi Muhammad dan merayakan Maulid Nabi akan mendapat balasan pahala yang besar.
Pahala yang didapatkan pun besar karena kebaikan niatnya dan penghormatannya kepada Rasulullah SAW.
Maka dari itu, Ustadz Abduul Somad menegaskan bahwa hukum merayakan Maulid Nabi dibolehkan, karena termasuk bid’ah yang baik (disunahkan).
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Bunga Sartika Mundur Usai Polemik Spill Skincare, Tasya Farasya Disalahkan?
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Isuzu Indonesia Incar Market Share Lebih dari 30 Persen Tahun 2026
-
Di Tengah Ramadan: Sekolah Rusak Direnovasi, Ratusan Siswa Sumatra Kembali Belajar Berkat Donasi Ini
-
Pascal Struijk Lebih Pilih Inggris Ketimbang Timnas Indonesia Andai Gagal Bela Belanda
-
Ketika Seragam Mengaburkan Empati: Tragedi Tual dan Psikologi Kekuasaan
-
Jepang Dilarang Iri, Timnas Indonesia Lebih Hebat dari Raksasa Asia dalam Aspek Ini
-
Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Maret 2026, Siap-siap Liburan Panjang!
-
4 Pelembab Pomegranate Kaya Antioksidan untuk Kulit Glowing dan Kencang
-
Efek Maarten Paes? Ajax Suguhkan Kuliner Khas Indonesia saat Makan Siang, Ada Rendang hingga Soto