SuaraBandung.id - Gus Baha dalam satu ceramahnya mengatakan bahwa qadha dan qadar sudah menjadi keputusan Allah SWT.
"Jadi misale sampeyan ngerti (jadi kalau kalian mengerti), qadha qadar iku (itu) adalah keputusane Allah yang maha tinggi yang dia mengetahui segala nasib kita. Jadi Allah iku kerso (tahu) kita ini ahli jannah atau ahli naar," ungkap Gus Baha.
Dilansir SuaraBandung.id dari video dalam kanal TikTok @elinggusti.id, Gus Baha mengatakan bahwa satu pegangan dalam ilmu tasawuf adalah mengingat Allah yang maha mengetahui nasib kita semuanya.
"Wis tok kono tok (sudah cukup sampai di situ), lha koe mulai sumpek (nah kalian mulai sumpek). ngko jebule aku sing kebagian ahli nar (gimana kalau saya yang ditakdir ahli neraka). makane kabeh (maka semua) ilmu tasawuf itu mesti pegangane (pegangannya) yang membuat tenang kalau kita mengingat Allah saja," terang Gus Baha.
Gus Baha kemudian menyampaikan mengapa manusia enggan menerima qadha dan qadar. Ia pun mengatakan bahwa qadha dan qadar menyertai semua makhluk Allah.
"Yaiku Allah kerso nasibe kito (yaitu Allah tahu nasib kita). Jadi walhasil manusia itu enggan menerima qadha dan qadar karena menganggap dirinya itu penting. Umpomo deweke ndeluk (kalau dirinya melihat) posisi Allah, qada dan qadar itu menyertai semua makhluk, titik," jelas Gus Baha.
Setelah itu, Gus Baha mengingatkan bahwa Allah maha suci dan ilmu yang dimiliki oleh manusia hanyalah pemberian dari Allah.
"Gusti (Allah), jenengan (Engkau) sing (yang) maha suci, yang maha mengetahui, hanya engkau. Seumpama saya punya ilmu ya sebatas yang telah Engkau kasihkan, Yang benar-benar maha mengetahui hanya Engkau," pungkas Gus Baha.
Baca Juga: Lesti Kejora Dikabarkan Alami KDRT, Warganet Serbu Unggahan Rizky Billar: Beneran?
Berita Terkait
-
Hadapi Penatnya Hidup dengan Datang ke Tempat Ini, Gus Baha: Keinginannya Hanya Satu
-
Punya Cara Tersendiri untuk Mengingat Allah, Ini yang Dilakukan Gus Baha Sebelum Tidur
-
Seorang Terpelajar Justru Ingin Dihormati, Gus Baha: Mental yang Kurang Baik dalam Ilmu Tasawuf
-
Gus Baha Mengungkapkan Kisah Sayyidina Umar Bertemu Munkar dan Nakir, Sayyidina Ali: Takut Ini Umar
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Misteri 2 Jasad Anonim di Lampung Selatan, Ini Ciri-cirinya
-
Di Mana Tempat Beli Parfum YSL Ori? Ini 5 Toko Tepercaya dan Variannya yang Paling Wangi
-
Dari Penumpang Biasa Jadi Bagian Perubahan: Cerita Kecil Selamatkan Bumi Lewat KRL
-
Proyek 10 Kampus URI: Solusi Cetak Birokrat atau Pemborosan Dana APBN?
-
6 Saham Masuk Rekomendasi di Tengah Penurunan Tensi Perang, Ada Emiten BIPI
-
Penjaga Sekolah di Bintan Peras Uang Jajan Siswa SD Selama 3 Tahun Demi Main Judi Online
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati
-
Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku