SuaraBandung.id - Pada lanjutan laga BRI Liga 1 pekan ke-11 yang mempertemukan Arema FC Malang dengan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang berakhir dengan duka.
Pertandingan yang dimenangkan oleh Persebaya dengan skor 3-2 tersebut merupakan kekalahan pertama di kandang Arema dalam derby Jawa Timur selama 23 tahun terakhir.
Hal tersebut membuat pendukung Arema FC kecewa, seusai pertandingan mereka mengruduk pemain dan staff ke dalam lapangan untuk meluapkan kekesalannya.
Aksi Aremania itu ditanggapi oleh pihak keamanan dengan memukul mundur massa dan menembakan gas air mata ke berbagai sudut stadion kanjuruhan yang dipenuhi oleh lebih dari 30.000 penonton.
Kericuhan itu membuat para penonton mengalami kepanikan lalu berdesak-desakan mencoba keluar dari stadion menghindari kepulan asap gas air mata yang membuat pernafasan terganggu.
Padahal, penggunaan gas air mata dalam pertandingan sepaak bola dilarang dalam regulasi FIFA terkait pengamanan dan keamanan stadion atau FIFA Stadium Safety and Security Regulations, tepatnya pada pasal 19 poin b.
Dari kejadian tersebut mengakibatkan hilangnya nyawa sejumlah suporter yang berjumlah lebih dari 125 orang.
Peristiwa kelam ini menjadi perhatian bagi para petinggi dunia, termasuk presiden Federation Internationale de Football Association (FIFA) yang mengucapkan bela sungkawanya.
Gianni Fiantino mengaku terkejut atas apa yang terjadi di laga Arema FC kontra Persibaya itu.
Baca Juga: Tidak Tergantung Tanggal Kelahiran, Kemuliaan Nabi Muhammad SAW, Gus Baha: Terbaik
"Dunia sepak bola sedang dihebohkan menyusul insiden tragis yang terjadi di Indonesia pada akhir pertandingan antara Arema FC dan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan," Ungkapnya, dilansir dari laman Fifa.com, Senin (3/10/2022).
Gianni juga menyebutkan bahwa hari itu adalah hari yang gelap bagi persepak bolaan dunia dan tak menyangka hal tersebut bisa terjadi.
“Ini adalah hari yang gelap bagi semua yang terlibat dalam sepak bola dan sebuah tragedi di luar pemahaman,"lanjutnya.
Ia juga turut mendoakan untuk para korban meninggal dunia yang ada dalam insiden tragis kerusuhan Kanjuruhan dan memberi support terhadap keluarga korban peristiwa kanjuruhan.
“Saya menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga, rekan-rekan korban yang kehilangan nyawa setelah kejadian tragis ini,”
“Bersama FIFA dan komunitas sepak bola global, semua pikiran dan doa kami tujukan kepada para korban, mereka yang terluka " tutup gianni.
Berita Terkait
-
Pelatih Persib U-16, Asep Rahmat Ungkap Rahasia Kemenangan di Elite Pro Academy (EPA) PSSI 2022
-
Tundukan Persija Jakarta, Persib U-16 Berhasil Jadi Juara Elite Pro Academy PSSI 2022
-
Laga Persib vs Persija Batal, Panitia Penyelenggara Lakukan Doa Bersama di GBLA
-
Aksi 1000 Lilin, Ratusan Bobotoh Ucapkan Belasungkawa untuk Aremania
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement