SuaraBandung.id - Gus Baha pernah menyampaikan dalam satu ceramahnya tentang alasan di balik wajibnya zakat.
Dilansir SuaraBandung.id dari video short dalam kanal YouTube anto jerry yang diunggah pada 27 April 2022.
Gus Baha mengatakan bahwa ulama modern menyesali ulama yang terdahulu dalam memberikan contoh, yaitu semisal kita memberikan sesuatu kepada orang dzalim.
"Molane (makanya) yang disesali ulama modern, kenapa ulama dulu mencontohkan i'anah alal ma'siah. Contohne kowe adol pedang ning begal, paham nggih? (dengan menjual pedang ke tukang begal, paham ya?)," kata Gus Baha.
Kemudian Gus Baha menyampaikan bahwa orang dzalim sekalipun tidak akan berbuat dzalim apabila kita tidak menjual sesuatu kepadanya.
"Lah wong dzalim, ra diadoli sego (sekalipun orang dzalim, kalau kamu tidak menjual nasi kepadanya). Lemes yo ora iso munggah (lemas, ya tidak bisa berbuat dzalim). Berarti sing dosa iku yo adol sego, adol pulsa (berarti yang berbuat dosa, ya penjual nasi, penjual pulsa, yo podo (ya sama aja)," kata Gus Baha.
"Adol alat bangunan, podo (penjual alat bangunan, ya sama juga). Terus mojok ning gubuk (orang-orang jadi bisa mojok di gubuk). Lah iya, podo wae kabeh, dunyo iku podo wae kabeh (semua sama saja, kalau dunia itu semua sama saja)," tambah Gus Baha.
Lalu Gus Baha mengatakan bahwa karena hal itu maka manusia diwajibkan untuk berzakat. Manusia bisa saja tidak pernah berbuat maksiat secara langsung, tetapi bisa saja terkena efek dari perilaku ataupun sistem yang ada.
"Lah iyo molane iki (makanya kan diceritakan). Makanya kita wajib zakat, karena kita ndak pernah, mungkin kita ndak pernah maksiat langsung. Tapi efek dari perilaku kita, sistem kita," pungkas Gus Baha.
Baca Juga: Hal yang Jangan Dilakukan dalam Mengaji, Ustadz Abdul Somad : Jauh dari Bau Surga
Berita Terkait
-
Pernah Lupa Rakaat Salat, Nabi Meneruskan Rakaatnya, Ini Kata Gus Baha
-
Tidak Tergantung Tanggal Kelahiran, Kemuliaan Nabi Muhammad SAW, Gus Baha: Terbaik
-
Perbedaan Pendapat, Makmum Menunggu Salam Kedua Imam Terlalu Lama, Gus Baha: Sama Bermutunya
-
Kalimat yang Luar Biasa Ini Jarang Dihayati, Gus Baha: Masa Lalu Diampuni Semua
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Makin Diminati, Penumpang LRT Jabodebek Capai 16 Juta Orang
-
Menteri Jerman Kunjungi Pabrik Bayer di Cimanggis, Soroti Energi Hijau
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional