SuaraBandung.id – Belum lama ini aktivis perempuan asal Bali, Ni Luh Djelantik memilih mundur dari Partai NasDem lantaran mendukung Anies Baswedan sebagai bacapres 2024.
Aksi Ni Luh belum cukup dengan mundur dari partai. Dia juga pamer foto bersama Ganjar Pranowo sambal diduga menyindir Anies Baswedan yang didukung oleh orang-orang intoleran dan radikalis.
Bahkan, Ni Luh Djelantik mengatakan, umat Hindu Bali pernah merasa terancam oleh keberadaan orang-orang yang mendukung Anies Baswedan.
Ni Luh juga menyayangkan keterpilihan Anies Baswedan sebagai Gubernur Jakarta tidak bisa meredam kelompok intoleran.
Namun, apa yang jadi kritikan Ni Luh Djelantik ini tidak ditanggapi langsung oleh Anies Baswedan.
Bacapres 2024 asal Kuningan, Jawa Barat ini malah memperlihatkan tingkah yang biasa membuat mereka yang melabeli intoleran, panas dingin.
Bahkan netizen ‘menandai’ Nu Luh Djelantik ketika Anies Baswedan diterima tokoh Hindu di Jakarta.
Banyak dari barisan Ni Luh Djelantik yang menilai Anies Baswedan sebagai tokoh yang intoleran oleh sebagian orang, apalagi pasca-Pilgub 2017 lalu.
Akan tetapi, selama lima tahun memimpin Jakarta, Anies Baswedan malah banyak diterima umat nonmuslim.
Bahkan belum lama ini, Anies Baswedan dengan kekuasaan memberikan pelayanan setara bagi umat Hindu dengan umat lainnya di Jakarta.
Apa yang dilakukan Anies Baswedan ini menuai reaksi dari Ketua Suka Duka Hindu Dharma Jakarta, I Made Sudarta.
Saat bertemu Anies Baswedan yang berkunjung ke Pura Aditya Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (10/10/2022), dia mengucapkan banyak terimakasih.
Made Sudarta mengucapkan hal yang di luar perkiaraan pada Anies Baswedan.
Dia berterimakasih kepada Anies Baswedan karena selama memimpin lima tahun, memberikan pelayanan yang setara bagi umat Hindu.
“Terima kasih kepada Bapak Gubernur telah melaksanakan tugasnya luar biasa bisa mensetarakan umat Hindu di Jakarta,” kata dia.
“Belum pernah kami menikmati, pada saat inilah umat Hindu mendapat pelayanan setara dengan umat lain,” kata Made Sudarta dilihat dari Youtube Debby Fritz Family.
Kemudian Made Sudarta menyebutkan satu contoh kecil adanya bantuan dari Gubernur Anies Baswedan berupa mesin kremasi pada tahun 2019.
Kata dia, bantuan mesin kremasi yang diberikan Anies Baswedan melalui kebijakan, sangat membantu bagi umat Hindu di Jakarta dalam pengabenan.
“Mungkin, kalau bukan Pak Anies (Baswedan) gubernur, mungkin kami tidak dapat bantuan mesin kremasi untuk ngaben umat Hindu yang mengalami musibah. Terima kasih Pak Gubernur, dengan mesin kremasi ini sangat membantu umat ini untuk ngaben,” jelas dia.
Anies Baswedan yang datang ke Pura Aditya, lantas menjelaskan maksud dan tujuannya datang.
Dia mengatakan, tujuan utamanya untuk berpamitan karena selesai menjadi gubernur Jakarta.
Bukan itu saja, Anies juga saat itu diminta meresmikan gedung serba guna, Jaya Sabha Aditya di Pura Aditya.
“Kita berkewajiban untuk memberikan rasa keadilan untuk semua. Pertama kali mendengar 2017 bahwa umat Hindu Jakarta belum punya mesin kremasi sendiri, lalu carikan (biayanya), dan syukur bisa tuntas, semoga perasaan setara itu bisa terus dijaga,” jelas Anies.
Komentar Netizen:
“Panas dingin tuh tukan cap inteloren,” kata Mei sus.
“Datang ke pura & acara umat hindu sudah 10 x mungkin lebih, sungguh pemimpin yang adil utk seluruh warganya,” kata Bintang Sumunar.
“Niluh manaaaa, liat tuh Pak ANIES masih mau nyinyir bilang intoleran? buka mata, dan mata hati muuuu,” tulis Andy.
“Anies bapak toleransi dan pluralitas Indonesia,” lanjut subi yatmoko.
“Yang mengatakan Anies intoleran adalah buzzer dan cebong,” timpal Zuf Rial.
Berita Terkait
-
Anies Baswedan Bantu Umat Hindu di Jakarta, Netizen: Niluh Djelantik Mana, Masih Bilang Intoleran?
-
Ni Luh Djelantik Seret Agama Hindu Sambil Pamer Foto Bareng Ganjar Pranowo, Begini Sindiran Mengerikan Diduga ke Anies Baswedan
-
Angkat Kaki Usai Surya Paloh Umumkan Anies Baswedan di 2024, Ni Luh Djelantik Singgung Keselamatan Umat Hindu Bali Terancam
-
Ni Luh Djelantik Mengaku Ditelepon Beberapa Parpol Setelah Keluar dari Nasdem
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Siapa Bambang Ismawan? Dirut Baru PT Bukit Asam yang Ditunjuk Lewat RUPST 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Tunjangan Guru Naik, Komisi X DPR Beri Jempol Tapi Kasih Catatan Penting Ini
-
Rahasia Kulit Mulus Tanpa Ribet: Perawatan IPL Kini Bisa Dilakukan Sendiri di Rumah
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Heboh Curhat Betrand Peto Bela Ruben Onsu, Singgung soal Tamparan
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen
-
Emosional! Mengintip Ruang Ganti Norwegia Menuju Piala Dunia 2026 Lewat Dokumenter Terbaru
-
Spesifikasi dan Harga AirPods 4 Terbaru Evolusi TWS Open-Ear Terbaik Apple
-
Bagaimana Cara Nonton Piala Dunia 2026 di FolaPlay? Ini Panduan untuk Warga Indonesia