SuaraBandung.id – Masih ramai diperbincangkan, sikap Lesti Kejora yang mencabut laporanya terkait kasus KDRT membuat banyak pihak kecewa.
Hal tersebut dikarenakan, sikap tersebut dianggap akan merugikan Lesti Kejora dan akan menimbulkan hal negatif pada korban KDRT lainnya.
Bahkan, Ketua Komnas PA pun turut kecewa dan marah terkait dengan pencabutan laporan tersebut, karena anak dijadikan tameng untuk alasan pencabutan laporan.
Seperti diketahui, Lesti Kejora mencabut laporan KDRT yang dilakukan suaminya, sesaat setelah Rizky Billar ditetapkan sebagai tersangka. Lesti Kejora dan Rizky Billar pun resmi berdamai.
Namun, Praktisi Hukum Acong Latif, menyatkan bahwa meski sudah ada surat perdamaian, seharusnya Rizky Billar tetap dihukum.
Seperti yang diungkapkannya dalam kanal YouTube Cumicumi yang diunggah pada Rabu (19/10/2022).
“Terkait permasalahan Lesti dan Billar ini itu sangat disayangkan, memang dalam hukum itu kesepakatan perdamaian ini adalah hal yang kadang lebih baik, namun dalam lingkup rumah tangga, kesapakatan itu belum tentu menjadi hal yang baik,” ungkap Acong Latif.
Ia pun mengungkapkan bahwa meskipun ada perdamaian seharusnya Rizky Billar tetap dihukum, yang bertujuan untuk membuat efek jera pada suami-suami yang berprilaku sama seperti Rizky Billar.
“Sekalipun ada perdamaian seharusnya Polres Jakarta Selatan masih bisa menahan Rizky Billar, tujuannya agar tidak ada suami-suami yang berprilaku seperti Rizky Billar,” tambahnya.
Baca Juga: Seperti Sudah Firasat, Brigadir J Bicarakan Soal Senjata, Bripka RR Malah Sebut Nama Bharada E
Namun, Polisi secara resmi menghentikan penyidikan kasus KDRT yang dilaporkan Lesti Kejora terhadap suaminya, Rizky Billar, yang diumumkan pada Selasa (18/10/2022).
Kasat Reskrim Polres Metro Kompol Irwandhy mengatakan, penghentian penyidikan dilakukan setelah proses restorative justice yang dilakukan telah tercapai. Langkah ini kuga telah memenuhi syarat formil yang diatur dalam Peraturan Kepolisian (Perpol).
Penghentian penyelidikan (SP3) ini dilakukan setelah keduanya sepakat berdamai.
Berita Terkait
-
Buntut Pencabutan Laporan KDRT Tuai Banyak Kekecewaan, Komnas PA: Lesti Kejora Bucin Takut Kehilangan Rizky Billar!
-
Kasus KDRT Lesti Kejora dan Rizky Billar Berakhir, Sekjen MUI Hadiri Perdamaian Keduanya di Polres Metro Jaksel
-
Lesti Kejora Pilih Damai, Denny Darko Ikut Berkomentar: Saya Menyayangkan Keputusan untuk Mencabut Laporannya
-
Isi Perjanjian Lesti Kejora dan Rizky Billar, Diantaranya Mencabut Talak dan Tidak Saling Menuntut
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Viral Rayap Besi Terciduk di Terowongan Pelita Batam, Hancurkan Penutup Parit
-
Honor X5c Plus Baru Masuk Indonesia, HP Rp2 Jutaan yang Siap Temani Aktivitas Tanpa Takut Lowbat
-
Wuling Pamerkan Mobil Bertema Disney di Jakarta Fair 2026
-
Pati Viral Lagi! Anak Bakar Rumah Ortu Gara-gara Tak Diberi Uang Merantau
-
Piala Paku Alam 2026 Bangkitkan Tradisi Pacuan Kuda dengan Balutan Karnaval dan Hiburan Keluarga
-
Lee Jun Ho Berpeluang Bintangi Drakor Embassy for Foreign Monsters in Korea
-
Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal
-
70 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 Juni 2026: Sikat Jersey CR7, Diamond, dan Gloo Wall
-
Boni Hargens: Tak Perlu Buat UU Baru, Kompolnas Telah Diperkuat UU Polri Hasil Revisi
-
Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Hijriah 1448 H: Arab, Latin, hingga Waktu Terbaik Membacanya