SuaraBandung.id - Seperti firasat, Brigadir J menayakan dua senjatanya yang sudah tidak dikuasai sejak kepergian dari Magelang.
Rupanya baru terbongkar siapa yang menguasai dua senjata Brigadir J yang pernah disebut-sebut ada di tangan Putri Candrawathi.
Awalnya aktivis perempuan Irma Hutabarat pernah mengaku mendapatkan informasi jika dua senjata Brigadir J dikuasai Putri Candrawathi.
Beberapa jam setelah dalam perjalanan dari Magelang ke Jakarta, Brigadir J mengirim pesan pada Putri.
Saat itu, Brigadir J menanyakan dua senjatanya pada Putri Candrawathi.
Namun, setelah tiba di Jakarta bahkan setelah ketiadaannya, dua senjata itu tak pernah kembali pada Brigadir J.
Rupanya tentang dua senjata milik Brigadir J akhirnya terungkap di persidangan di
Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Kamis (20/10/2022).
Dalam agenda, digelar sidang lanjutan pembunuhan berencana Brigadir J dengan terdakwa Bripka Ricky Rizal.
Di persidangan itulah akhirnya terungkap siapa yang mengamankan dua senjata Brigadir J.
Bukan itu saja, Bripka RR juga mengatakan alasan mengapa mengamankan dua senjata Brigadir J.
Dalam persidangan itu juga Bripka RR mengatakan orang yang menguasai dua senjata Brigadir J.
Terungkap dalam persidangan, Brigadir J sempat mempertanyakan dua senjata miliknya kepada Bripka Ricky Rizal.
Hal itu ditanyakan Brigadir J sebelum dirinya dieksekusi Bharada E atas perintah Ferdy Sambo.
"Nopriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J) pernah menanyakan di mana keberadaan senjata api miliknya," kata kuasa hukum.
"Terdakwa Ricky Rizal Wibowo menjawab Nopriansyah Yosua Hutabarat (brigadir J) pernah menanyakan kepada dirinya mengenai keberadaan senjata milik Nopriansyah Yosua Hutabarat tersebut pada saat berada di dalam mobil Lexus RX nopol L-1973-ZX saat terdakwa di perjalanan dari Magelang menuju Jakarta," kata kuasa hukum Ricky Rizal di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (20/10/2022).
Mendapat pertanyaan soal dua senjata dari Brigadir J, Bripka Ricky Rizal kemudian memberitahukan posisi senjata milik Brigadir J.
"Saat itu saya menjawab dengan berkata 'senjata di dashboard mobil LM, diamankan Richard Eliezer Pudihang Lumiu," kata Bripka RR.
"Elu mandi sih tadi', dan dijawab oleh Nopriansyah Yosua Hutabarat dengan berkata 'Oh, ya udah, Bang'," katanya. (*)
Berita Terkait
-
Soal Pisau Dibongkar Kuasa Hukum Sendiri, Kuat Maruf Sudah Ingin Menghabisi Brigadir J Sejak di Magelang?
-
Jalani Sidang Lanjutan, Jaksa Meminta Hakim untuk Menolak Nota Keberatan Putri Candrawathi
-
Diduga Ada Intervensi, Pengacara Brigadir J Kamaruddin Simanjuntak Dicekal Stasiun TV
-
Terdakwa Brigjen Pol Hendra Kurniawan Bertugas Hilangkan CCTV, Ferdy Sambo: Ndra, Pastikan Semua Beres!
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 6 Sunscreen Pencerah di Indomaret yang Worth It Masuk Keranjang Belanja
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
5 Cara Layering Serum yang Tepat agar Wajah Glowing dan Skincare Bekerja Maksimal
-
Lawrence Wong Undang Siswa Sekolah Garuda Ikut Pertukaran Pelajar ke Singapura
-
Bedah Data: Penjualan Mobil Listrik Polytron 2026 Kalahkan Brand Tenar dari Jepang dan Jerman
-
Andi Widjajanto Akui Datangi Lokasi Demo Bundaran HI, Bantah Ikut Aksi
-
Cegah Pelecehan Siber Berkedok Candaan, Dosen Unpam Bekali Siswa SMK Telkom "Red Flag Detector"
-
Kerugian Tembus Rp9,3 Triliun, OJK Ungkap Fakta Mengejutkan dari 'Love Scam'
-
Apa Bedanya Butter dan Margarin? Sering Dikira Sama padahal Beda Fungsinya
-
Ambisi Kecerdasan Buatan dan Harga Mahal yang Harus Dibayar Bumi
-
Ketua Golkar Takalar: Kalau Tidak Dukung Appi, Silahkan Ambil Kembali Surat Aslinya
-
Ketika Warga Jakarta Memilih Jastip demi Menikmati PRJ Tanpa Harus Datang Langsung