/
Jum'at, 21 Oktober 2022 | 17:05 WIB
Zalim kepada Orang Baik, Peringatan Ini Khusus untuk Orang yang Menunda Utang, Apa yang akan Terjadi? Berikut Penjelasan Buya Yahya

SuaraBandung.id - Seseorang mungkin saja berutang untuk memenuhi satu kebutuhan yang mendesak.

Utang tersebut dapat diperoleh dari orang lain ataupun pihak lain yang mempunyai kemampuan untuk memberikan utang itu.

Meskipun seseorang memiliki kemampuan untuk memberikan satu pinjaman, namun orang itu belum tentu mau meminjamkan miliknya kepada orang lain.

Maka, apabila kita berutang kepada seseorang, hendaknya kita tidak menunda-nunda dalam membayar utang itu karena itu adalah satu kepercayaan.

Orang yang menunda-nunda dalam membayar utang akan menjadi sempit hidupnya, sebagaimana disampaikan oleh Buya Yahya dalam satu ceramahnya.

Dilansir SuaraBandung.id dari video dalam kanal TikTok @kajian.kita, berikut ulasannya.

Buya Yahya mengungkapkan bahwa orang yang menunda-nunda dalam membayar utang adalah orang yang zalim.

"Siapapun yang punya gaya hidup suka menunda utang, akan sempit hidupnya karena dia zalim kepada orang berbuat baik kepadanya," ungkap Buya Yahya.

Buya Yahya kemudian menjelaskan bahwa berbuat zalim tidak diperbolehkan meskipun kepada orang yang tidak baik, apalagi berbuat zalim kepada orang yang baik.

Baca Juga: Viral di Medsos Pria yang Tersenyum Membawa Mayat, Polisi: Dia Puas Misinya Selesai

"Zalim kepada orang yang zalim saja tidak benar, apalagi zalim kepada orang baik. Maka peringatan kepada orang yang punya utang," jelas Buya Yahya.

Buya Yahya lalu mengatakan bahwa Islam memberikan pengecualian kepada orang yang tidak mampu. Namun, orang yang mampu membayar utang harus segera membayar utang itu.

"Kecuali memang tidak mampu, itulah indahnya di dalam Islam di dalam masalah utang piutang. Kalau punya uang segera bayar, kalau tidak bayar dosa besar, apalagi ingin lari dari membayar utang, waduh," kata Buya Yahya.

Setelah itu, Buya Yahya mengingatkan kepada kita untuk melihat kenyataan yang terjadi bahwa ada orang yang menunda-nunda membayar utang akan sulit mendapat pertolongan. 

"Coba lihat saja orang, ini dalam kenyataannya memang semacam itu, orang yang suka menunda membayar utang sementara dia punya uang, maka ketahuilah hidupnya akan sempit terus, nggak ada yang bisa menolong dia," ucap Buya Yahya.

Buya Yahya juga menegaskan bahwa Allah memerintahkan kepada kita untuk menunaikan apa yang diamanatkan kepada secara tepat.

Load More