/
Selasa, 25 Oktober 2022 | 13:22 WIB
Ilustrasi hal aneh dan Putri Candrawathi. Brigadir J dituding skuad lama melakukan hal aneh-aneh pada Purti Candrawathi istri Ferdy Sambo. (suara.com/dok polri)

SuaraBandung.id - Brigadir Yoshua Hutbarat alias Brigadir J rupanya dituding hal aneh-aneh oleh skuad lama.

Hal itu terungkap dari kesaksian terbaru dari kekasih mendiang Brigadir J, Vera Simanjuntak.

Skuad lama diduga curiga jika kebaikan Putri Candrawathi pada Brigadir J tidak wajar.

Hal itu membuat mereka menilai jika apa yang dilakukan Putri Candrawtahi istri Ferdy Sambo bersikap tidak logis.

Hal itu di mata skuad lama membuat Putri Candrawathi seperti 'disihir' oleh Brigadir J sehingga istri Ferdy Sambo tersebut dibuat klepek-klepek oleh ajudannya itu.

Tentang Putri yang tidak bersikap tidak logis pada Brigadir J ini diungkap Kuasa Hukum Keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak.

Dia mengungkap Brigadir J sampai ketakutan lantaran mendapat tudiangan macam-macam sehingga Putri Candrawathi dibuat sakit.

Atas ketakutan Brigadir J, dia meminta meminta putus pada kekasihnya Vera Simanjuntak.

Saat itu mendiang Brigadir J mengungkap, jika dirinya dalam kondisi tidak aman alias terancam untu dibunuh.

Baca Juga: Didampingi Indra Tarigan, Rizky Billar Siap Laporkan Satria Mulia ke Polisi

Pernyataan Kamaruddin ini diungkap berasal dari saksi Vera yang bersaksi atas terdakwa Bharada Richard Eliezer alias Bharada E di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Selasa (25/10/2022).

Pengakuan Brigadir J akan dihabisi ini diungkap korban pada kekasihnya pada tanggal 19 dan 21 Juni 2022.

Ketika itu Vera mengaku kaget lantaran tanpa alasan jelas, Brigadir J meminta putus.

Namun setelah ditelusuri Vera, barulah Brigadir J mengungkap rasa takutnya atas ancaman pembunuhan.

"Almarhum (Brigadir J) memberi tahu kekasihnya, Vera. Dia (Brigadir J) akan dibunuh atau dihabisi," kata Kamaruddin. 

Di sana Brigadir J juga sempat meminta maaf pada kekasihnya itu atas keputusannya ingin putus.

"Lalu dia meminta maaf kalau ada kesalahan selama ini," kata Kamaruddin. 

Di sana juga Brigadir J meminta Vera Simanjuntak untuk membuka hati pada lelaki lain.

Brigadri J saat itu juga mengatakan soal rencana pernikahan yang tidak mungkin terjadi.

"Karena tidak mungkin lagi menikahinya, karena dia sudah diancam," kata Kamaruddin.

Dikata Vera jika Brigadir J dituding membuat istri Ferdy Sambo sakit-sakitan.

"Almarhum (Brigadir J) dituduh oleh skuad-skuad lama membuat ibu sakit, yang dimaksud ibu PC (Putri Candrawathi)," katanya. 

Di sana Vero bertanya pada Brigadir J, apakah memukul istri Ferdy Sambo hingga membuatnya sakit.

Brigadri J menjawab hal itu sangat tidak mungkin sanggup dilakukannya pada istri Ferdy Sambo.

"Lalu Vera bertanya (ke Brigadir J), 'yang kau pukul dia itu?' 'Tidak ada yang saya pukul, mana berani saya pukul'," katanya.

Di sana Brigadir J mengatakan, dirinya dituding skuad lama sebagai penyebab istri Ferdy Sambo sakit.

"Tetapi dia dituduh oleh para skuad-skuad ini menyebabkan ibu sakit," ungkap Kamaruddin.

Kamaruddin lantas mengatakan, tudingan skuad lama yang menyatakan Brigadir J telah membuat Putri Candrawathi sakit-sakitan, dinilai sangat tidak logis.

Apalagi selama ini Putri dikenal menyayangki Brigadir J bahkan adik korban sama seperti pada anak sendiri.

Namun, skuad lama menilai kebaikan Putri pada Brigadir J dan adiknya, sangat tidak masuk akal.

"Tetapi informasi tentang ibu sakit gara-gara dia seperti tidak logis. Pada tanggal 1 Ibu PC (istri Ferdy Sambi) masih membagi-bagi hadiah kepada adik dari pada almarhum yaitu Rp 5 juta, dompet merek Pedro dan Tas," kata Kamaruddin. 

"Bahkan (adik Beiradir J) dijanjikan diurus kepindahannya dari Yanma Polri ke Jambi," kata Kamaruddin. (*)

Load More