/
Rabu, 26 Oktober 2022 | 06:54 WIB
Richard Eliezer atau Bharada E meminta maaf pada keluarga Brigadir J atas apa yang terjadi. Bharada E siap perang total melawan geng Ferdy Sambo. (Suara.com/Alfian Winanto)

SuaraBandung.id - Bharada Eliezer atau Bharada E menabuh genderang perang terhadap Geng Ferdy Sambo.

Dia mengucap janji di depan keluarga Brigadir J, akan membuat semua terkait skenario mantan jenderal dua, Ferdy Sambo.

Di hadapan majelis hakim, Bharada E mengatakan jika semua kesaksian dari keluarga Brigadir J benar.

Bharada E bahkan mengaku dirinya tidak pernah percaya soal pengakuan Putri Candrawathi dilecehkan Brigadir J.

"Mohon izin Yang Mulia, untuk keterangan saksi benar semua,” ucap Bharada E.

Rosti Simanjuntak, Ibu Brigadir J (sumber: Suara.com/Arga)

Bukan itu saja di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Bharada E secara tegas mengatakan tidak percaya jika Brigadir J melakukan pelecehan kepada Putri Candrawathi.

"Saya pribadi tidak mempercayai Bang Yos (Brigadir J) setega itu melakukan pelecehan," tuturnya.

Dengan konsekuensi yang ada atas peristiwa yang terjadi, Bharada E siap menjalani hukuman sebagaimana keputusan haki.

Berkata jujur dalam membongkar kasus Brigadir J dikatakan Bharada E adalah kesempatan dan jadi jalan satu-satunya agar dirinya bisa mendapat maaf dari keluarga Brigadir J.

Baca Juga: Bharada E akan Membela Brigadir J untuk Terakhir Kalinya: Saya Tidak Meyakini Bang Yos Lakukan Pelecehan Seksual!

"Saya cuma menyampaikan saya akan berkata jujur. Saya akan membela abang saya, Bang Yos (Brigadir J) terakhir kalinya," kata Bharada E. 

"Hanya itu saja yang bisa saya sampaikan. Saya ingin mengatakan saya siap apapun yang akan terjadi, dan apapun keputusan hukum terhadap diri saya. Terima kasih," kata Bharada E.

Sementara itu, di momen awal persidangan terdakwa Bharada E pada Selasa (25/10/2022), seisi ruang sidang dikejutkan dengan apa yang dilakukan Bharada E.

Tanpa diduga, Bharada E menghampiri kedua orangtua Brigadir J yang duduk di barisan terdepan.

Kamaruddin Simanjuntak, ungkap Putri Candrawathi terlibat dalam penembakan Brigadir J.(Suara.com/Rakha) (sumber:)

Saat itu, Bharada E langsung memburu kaki dari kedua orangtua Brigadir J. 

Bharada E langsung sungkem dan melakukan percakapan kepada ayah dan ibu Brigadir J.

Bahkan ayah Brigadir J, Samuel, terlihat sampai mengusap kepala Bharada E.

Ada obrolan singkat antara Bharada E dan kedua orang tua Brigadir J sebelum sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kemarin, Rabu (25/10/2022).

Terlihat dalam kamera, Bharada E menghampiri kedua orang tua Brigadir J yang baru saja duduk di depan majelis hakim.

Dalam rekaman tampak Bharada E langsung berlutut di depan ayah Brigadir J dan dilanjut dengan berlutut serta mencium tangan ibu dari Brigadir J.

Setelah itu ayah Brigadir J memegang pundak dan mengelus kepala Bharada E.

Terlihat Bharada E mengucapkan sesuatu kepada kedua orangtua Brigadir J.

Pembicaraan singkat antara ketiganya terlihat dan terdengar oleh pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak.

Usai sidang, Kamaruddin Simanjuntak mengatakan, isi pembicaraan dari Bharada E saat sungkem kepada orangtua almarhum Brigadir J.

Bharada terdengar langsung meminta maaf atas semua yang dilakukannya sehingga membuat Brigadir meninggal dunia.

"Itu minta maaf, dia (Bharada E) bilang minta maaf," ujar Kamarudin setelah persidangan di PN Jaksel, Selasa (25/10/2022).

Kemudian sikap keluarga Brigadir J dikatakan Kamaruddin, ketika ada permintaan maaf yang tulus dan baik, tentunya akan diterima.

"Saya kalau memang tulus dan itikad (maafnya Bharada E), kami terima," jelasnya.

Di sisi lain, persidangan lanjutan kali ini menghadirkan 12 saksi. Semua keterangan saksi tersebut sama sekali tidak dibantah oleh terdakwa Bharada E. (*)

Artikel ini telah tayang di semarang.suara.com berjudul: Terungkap Isi Pembicaraan Bharada E Saat Berlutut di Depan Orang Tua Brigadir J

Load More