SuaraBandung.id - Kyai adalah orang yang dihormati dan dianggap suci dengan ilmunya.
Meskipun demikian, seorang kyai tetaplah manusia biasa yang sewaktu-waktu dapat juga bergurau dengan orang lainnya.
Sebagaimana diungkapkan oleh Gus Baha, ada satu cerita nyata seorang kyai yang bergurau dengan seseorang.
Dilansir SuaraBandung.id dari video dalam kanal TikTok @al.ghifari27, berikut ulasannya.
Gus Baha mengungkapkan satu cerita seorang kyai yang bergurau dengan seseorang dalam tanya jawab di antara kyai dan orang itu.
"Makanya dulu itu ada guyonan seorang kyai ditanya, ini guyonan nyata," ungkap Gus Baha.
Diceritakan oleh Gus Baha bahwa Seseorang itu bertanya kepada sang kyai "Pak kyai, katanya kyai itu orang suci, tapi kadang-kadang kok maksiat juga," tanya orang itu.
Kemudian, sang kyai pun menjawab, "justru yang boleh maksiat itu kyai, kamu nggak boleh," jawab sang kyai.
Kemudian orang tadi bertanya kembali kepada sang kyai "Terus kenapa pak kyai?" tanya orang tadi. Lalu kyai menjawab "dia tau caranya tobat, kamu nggak tau," jawab kyai.
Para pendengar Gus Baha pun spontan tertawa mendengar gurauan itu.
Gus Baha kemudian mengatakan bahwa cerita itu diibaratkan seperti pelanggaran yang dilakukan oleh pakar hukum hingga pakar hukum itu tidak dapat dipidanakan.
"Jadi yang melanggar hukum itu kan yang pakar hukum, tau itu, tau ilmunya, cara melanggar tapi nggak bisa dipidanakan, punya penghapusnya, kan ribet," pungkas Gus Baha.
Berita Terkait
-
Tanpa Transaksi dan Bebas dari Kepentingan Manapun, Satu Hal Ini Murni Halal, Apa Itu? Berikut Penjelasan Gus Baha
-
Jangan Terjebak! Menjadi Miskin karena Takdir, Salah Siapa? Ini Kata Gus Baha
-
Ini yang Seharusnya Dicapai oleh Orang Beriman, Gus Baha: Bukan Takut Neraka
-
Kematian Justru Bisa Menghentikan Keburukan, Apa Maksudnya? Ini Kata Gus Baha
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta
-
7 Sepatu Lari Lokal dengan Desain Paling Berani: Berani Pakai Warna Tabrak Saat Lari?
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF