SuaraBandung.id - Belakangan ini aksi Pesulap Merah, Marcel Radhival membongkar praktik perdukunan masih hangat diperbincangkan oleh publik.
Beberapa waktu lalu, Pesulap Merah pun mendatangi Buya Yahya untuk membongkar tuntas mitos-mitos seperti Nyi Roro Kidul dan Jin dalam Botol.
Sebelum membahas mitos-mitos tersebut, Pesulap Merah terlebih dahulu bertanya kepada Buya Yahya tentang KDRT atau Kekerasan Dalam Rumah Tangga yang sekarang ramai di media massa.
Pesulap Merah bertanya kepada Buya Yahya tentang bagaimana seharusnya suami menyikapi istri yang marah, khususnya dalam ajaran Islam.
Dilansir SuaraBandung.id dari video dalam kanal YouTube PESULAP MERAH PRODUCTIONS yang diunggah pada 21 Oktober 2022, berikut ulasannya.
"Sebenarnya ada nggak sih dalam islam, ketika istri marah sebenarnya kita sebagai pria tuh bersikap kaya gimana seharusnya?" tanya Pesulap Merah.
Kemudian, Buya Yahya menjawab pertanyaan itu. Buya Yahya mengungkapkan bahwa Islam adalah rambu-rambu yang memberikan bimbingan agar kita berjalan dengan baik dan benar.
Buya Yahya pun mengungkapkan bahwa rambu-rambu dalam Islam membawa kepada keindahan, termasuk dalam hal rumah tangga.
"Sehingga di dalam rumah tangga ada rambu-rambu, jadi yang harus kita patuhi rambu-rambu Islam mengajarkan keindahan," ungkap Buya Yahya.
Baca Juga: Juragan 99 Mundur dari Arema FC Imbas dari Tragedi Kanjuruhan Malang
Buya Yahya lalu menjelaskan bahwa Islam mengajarkan kepada umat agar seorang suami menghormati dan menyayangi istri. Bahkan, suami yang baik tidak akan memukul istri meskipun istri layak dipukul.
"Islam mengajarkan suami menghormati, menyayangi istri dan sebagainya, kalau sederhananya kami simpulkan laki-laki baik itu tidak akan mukul istrinya biarpun istri layak untuk dipukul," jelas Buya Yahya.
Setelah itu, Buya Yahya mengungkapkan bahwa yang dimaksud memukul dalam Quran bukanlah memukul dengan kepalan tangan, melainkan seperti memukul dengan siwak.
"Memukul yang disebut dalam Al Quran bukan memukul bogem, maksudnya kalau orang itu biasa ngomong kalem dan indah, cukup begini saja kaya hukuman 'sayang jangan ngomong'," ungkap Buya Yahya sambil memperagakan tangan.
"Ini pukulan ringan, bukan bogem begini, jadi seperti mukul dengan siwak," tambah Buya Yahya.
Tag
Berita Terkait
-
Apabila Seorang Suami Cerai dengan Istrinya, Gus Baha: Mahar Jangan Diambil Lagi
-
Tidak akan Masuk Surga Tanpa Adanya Usaha dan Jerih Payah, Buya Yahya: Dibalas oleh Allah
-
Suami Menanggung Dosa Istri dan Anak, Benarkah? Berikut Penjelasan Buya Yahya
-
Hana Kartika Ungkap Borok Mantan Suami Ayu Ting Ting Enji Baskoro: Ternyata Tidak Semampu Itu!
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan
-
Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan
-
Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta