SuaraBandung.id – Terbaru, korban tewas pada tragedi maut perayaan halloween di Itaewon Korea Selatan bertambah.
Total korban tewas pada tragedi maut Itaewon tersebut menjadi 151 korban jiwa yang sebelumnya diberitakan 149 jiwa.
Tidak hanya korban jiwa, korban yang mengalami luka-luka pun bertambah menjadi 82 orang yang sebelumnya diberitakan 76 orang.
Dari informasi yang dihimpun, korban rata-rata berusia 20 tahunan. Dan dilaporkan juga, sebanyak 19 korban tewas merupakan WNA (warga negara asing).
Lebih lanjut, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kota Seoul, Korea Selatan, memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban tewas dalam tragedi maut perayaan halloween di Itaewon.
Diberitakan sebelumnya, tragedi maut tersebut berawal dari warga yang mulai memadati kawasan Itaewon dengan menggunakan kostum horor.
Menjelang tengah malam kerumunan warga semakin membludak dan tidak terkendali.
Tepat pukul 22.20 waktu setempat, kondisi semakin parah di satu jalan sempit yang menanjak.
Dihimpun dari media setempat, saat itu orang yang berada di sisi atas jalan ada yang terjatuh menimpa warga lain yang berjubel di bawah.
Baca Juga: Beberapa Artis yang Pindah Keyakinan, Ada yang Pernah Dua Kali Pindah Agama
Hal tersebut menimbulkan kepanikan, lalu pengunjung pun saling injak.
Namun, dari informasi yang dihimpun, beredar kabar adanya sosok yang diduga menjadi penyebab tragedi maut tersebut.
Adanya sosok tersebut yang menimbulkan kerumunan, sehingga menyebabkan orang saling dorong hingga menimbulkan kepanikan.
Diketahui, korban tewas disebut tak hanya saling injak, namun juga karena sesak nafas hingga serangan jantung.(*)
Sumber: Blitz Suara.com bejudul Update Korban Tewas Tragedi Itaewon: 151 Orang Tewas, Mayoritas Berusia 20 Tahun
Berita Terkait
-
Diduga Sosok Ini yang Jadi Penyebab Tragedi Maut Halloween di Itaewon Korea Selatan
-
Berujung Maut! Perayaan Halloween di Korea Selatan Telan 149 Korban Jiwa, Begini Kronologinya
-
Rayakan Halloween, Rachel Venya Jaga-Jaga Bajunya Melorot, Netizen: Ga Nyaman tapi Tetep Dipake!
-
Juragan 99 Mundur dari Arema FC Imbas dari Tragedi Kanjuruhan Malang
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Setelah Dijewer Dony Oskaria, PTPN Baru Bebaskan Kakek Mujiran
-
Lupa Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah pada Malam Hari, Bolehkah Diganti Siang Hari?
-
Ahli Ungkap Alasan Pemulihan Listrik Sumatra Tak Bisa Instan
-
Mentereng, Segini IPK Erina Gudono usai Lulus dari Universitas Pennsylvania
-
Bom Bunuh Diri Guncang Pakistan, Kereta Militer Hancur Tewaskan Lebih dari 20 Orang
-
Gaduh Alfamart di Lombok Tengah Dipaksa Tutup, Ini Regulasi yang Sebenarnya!
-
PLN Klaim Listrik di Riau Kembali Normal 100 Persen usai Insiden Blackout
-
Novo Nordisk Kantongi Restu FDA, Insulin Seminggu Sekali Resmi Meluncur
-
IHSG Dibuka Hijau Lagi, Bertahan di Level 6.100
-
Contoh Khutbah Idul Adha Bahasa Jawa yang Menyentuh Hati