SuaraBandung.id - Sejumlah pihak dipanggil kepolisian buntut dari gelaran Festival Musik Berdendang Bergoyang di Istora Senayan yang mengakibatkan sejumlah penonton pingsan yang akhirnya diberhentikan pada Sabtu 29 Oktober 2022.
Kini Kepolisan Resor Metro Jakarta Pusat masih mengusut penyelenggaraan Festival Musik berdendang Bergoyang tersebut. Disampaikan Kombes Komarudin data yang tercatat sebanyak 27 orang pingsan di hari pertama hingga dilarikan ke rumah sakit.
"Data korban yang tercatat oleh tim medis ada 27 orang yang pingsan di hari pertama," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin saat dikonfirmasi di Jakarta dikutip dari Antaranews, Selasa 01 Oktober 2022.
Sementara itu Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) juga rencananya akan dipanggil. Fakta tersebut dikatakan Anggota DPRD DKI Jakarta, Nur Afni Sajim.
"ini jadi tanggung jawab Komisi B ketika ada korban yang kita dengar. Kita pasti akan memanggil karena yang menjadi korban adalah masyarakat Jakarta,” katanya dikutip dari PMJNews.
Pemanggilan yang dilakukan kepada sejumlah pihak terkait Festival Berdendang Bergoyang ini untuk mengonfirmasi soal jumlah penonton yang melebihi kapasitas.
"Misalnya kapasitasnya sudah 1.000 penonton atau 100 ribu penonton ya sudah ditutup. Berkoordinasi dengan tempat, tolong pengunjung ditutup sudah tidak lagi kita menampung, ini kan tidak ada," lanjutnya.
Seperti kita tahu, Festival Berdendang Bergoyang ini awalnya dijadwalkan menyapa penonton selama tiga hari. Namun karena membludaknya penonton hingga menyebabkan puluhan orang pingsan, Festival Musik Berdendang Bergoyang tersebut terpaksa dihentikan.
Baca Juga: Antrean Jet Ski Isi Bensin, Pom Mini di Tepi Laut Curi Perhatian Netizen: Baru Tahu
Berita Terkait
-
Kapolres Larang Acara Musik Outdoor di Kota Bekasi, Kombes Hengki: Kalau Ada Kita Bubarkan!
-
Polisi Masih Usut Kasus 'Berdendang Bergoyang', 4 Panitia Kembali Diperiksa
-
Fakta-Fakta Festival Berdendang Bergoyang Dibatalkan Usai Puluhan Penonton Berdesakan Hingga Pingsan
-
Penonton Berdendang Bergoyang Lebihi Kapasitas, Izin ke Polisi Cuma 3.000 Pengunjung
-
Festival Berdendang Bergoyang Dihentikan Polisi, Menparekraf Sandiaga Uno: EO Tidak Patuh Taruhannya Nyawa!
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Beasiswa Digital Talent 2026 Dibuka untuk 2.200 Peserta
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil
-
Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi
-
Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan
-
Langkah Nyata PTBA Pulihkan Trauma dan Sekolah Rusak Pascabanjir di Sumatera
-
Sudah Melecehkan, Malah Memukul: Jejak Kriminal Mahasiswa Untirta yang Kini Diusir dari Kampus
-
Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK