SuaraBandung.id- Nindy Ayunda dan Dito Mahendra berpeluang menjadi tersangka dalam kasus penyekapan dalam waktu dekat.
Kasus tersebut melibatkan mantan sopir Nindy Ayunda, Sulaiman yang menjadi korbannya.
Pengacara Sulaiman yang juga pengacara dari Nikita Mirzani, Fahmi Bachmid, menyampaikan bahwa Sulaiman telah kembali diperiksa oleh penyidik terkait kasus penyekapan yang dialaminya oleh Nindy Ayunda.
Dalam pemeriksaan tersebut, Fahmi mengungkapkan bahwa Sulaiman mengalami pemukulan.
Baru-baru ini, pernyataan dari Fahmi Bachmid pun langsung ditepis oleh pengacara dari Nindy Ayunda, Yafet Rissy.
Yafet Rissy menuturkan bahwa Nindy Ayunda sampai saat ini statusnya masih menjadi saksi.
“Karena hingga saat ini memang belum ada bukti yang kuat untuk kemudian dijadikan dasar oleh penyidik untuk meningkatkan status klien kami dari saksi menjadi tersangka,” tutur Yaffet, dikutip dari Suara.com, Jumat (4/11/2022).
Pengacara Nindy Ayunda tersebut balik menuduh kalau laporan Sulaiman atas tudingan penyekapan yang dialaminya tidak berdasar. Buktinya, kasus yang dilaporkan sejak 15 Februari 2021 itu hingga kini tidak beranjak dari statusnya dan masih dalam tahap penyelidikan.
“Satu hal yang bisa kami pastikan bahwa setelah penyidik melakukan pendalaman, hingga saat ini status klien kami, Nindy dan Dito masih sebagai saksi,” terangnya.
Baca Juga: Pemkot Metro Ngaji Jurus Sumpah Beruang di Kabupaten Banyumas
Yaffet pun menambahkan, bahwa pihaknya telah menyerahkan bukti dan informasi data untuk menyanggah tuduhan tersebut.
"Tentu kami telah menyerahkan bukti, informasi data yang menyanggah tuduhan tersebut. Tadi kami memberi sejumlah bukti tambahan untuk menyanggah pelapor. Dari data dan bukti yang kami punya, kami yakin apa yang dituduhkan adalah sesuatu yang tidak mendasar, dan sampai saat ini pun sulit untuk dibuktikan oleh pelapor," lanjutnya.
Bukan hanya itu, Pengacara Nindy Ayunda ini meminta pihak Sulaiman yang didukung oleh Nikita Mirzani dan pengacaranya, untuk berhenti membentuk opini yang memperburuk citra dari Nindy Ayunda dan Dito Mahendra.
"Kita tahu pelapor terus membentuk opini-opini menyesatkan seolah-olah bahwa telah terjadi perampasan kemerdekaan. Kami mengimbau agar pihak-pihak siapapun berhenti menyebarkan informasi menyesatkan," tegasnya.
Sebagai informasi, Nindy Ayunda dan Dito Mahendra dilaporkan oleh mantan sopirnya yang bernama Sulaiman atas kasus tuduhan penyekapan pada 15 Februari 2021.
Kasus yang tidak beranjak statusnya dari tahap penyelidikan tersebut, kini diduga didukung oleh Nikita Mirzani. Selain itu, pengacara dari Nikita Mirzani pun ikut membela Sulaiman atas kasus yang menimpanya.
(*)
Artikel ini telah tayang di suara.com berjudul: Nindy Ayunda Minta Mantan Sopir Hentikan Beri Informasi Menyesatkan
Berita Terkait
-
Bagi-Bagi Nasi Bungkus Hingga Pizza di Tahanan, Nikita Mirzani Disebut Cari Sensasi; Anak Jadi Korban!
-
Karma Is Real, Ungkapan Isa Zega ke Nigita Mirzani yang Ditahan di Rutan Serang: Sudah Menerima Balasan dari Allah
-
Nikita Mirzani Siap Bertarung dengan Dito Mahendra di Pengadilan, Berkas Dakwaannya telah Rampung
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan