SuaraBandung.id - Suasana hati ataupun qalbu manusia dapat berubah-ubah tidak menentu. Bahkan, terkadang seorang manusia bisa merasakan suasana tidak tenang dalam dirinya.
Ternyata, ada dua perkara yang dapat mengakibatkan hidup menjadi tidak tenang, sebagaimana diungkapkan oleh Ustaz Adi Hidayat dalam satu ceramahnya.
Ustaz Adi Hidayat pun mengungkapkan dua perkara itu sebagai dua hal yang berbeda.
Dilansir SuaraBandung.id dari video short dalam kanal YouTube Media Dakwah yang diunggah pada 8 November 2022, berikut ulasannya.
"Maksiat dengan ngejar dunia itu berbeda," ungkap Ustaz Adi Hidayat.
Ustaz Adi Hidayat kemudian menjelaskan bahwa maksiat adalah satu perbuatan yang sudah pasti menyalahi ketentuang Allah.
"Kalau maksiat itu, sudah otomatis menyalahi ketentuan Allah. Nggak boleh mencuri, (malah) mencuri. Nggak boleh korupsi, (malah) korupsi. Nggak boleh berbohong, (malah) berbohong," jelas Ustaz Adi Hidayat.
Ustaz Adi Hidayat lalu mengatakan bahwa fitrah manusia akan menolak sesuatu yang tidak baik.
"Makanya ketika melakukan, hatinya menolak. Karena di antara makna fitrah itu dan fungsinya adalah cenderung kepada kebaikan. Jadi ada fitrah dalam jiwa kita, qalbu kita. Itu disebut dengan fitrah, taqwa namanya.
Setelah itu, Ustaz Adi Hidayat mengungkapkan bahwa taqwa sebagai fitrah manusia dijelaskan dalam Al Quran.
"Quran surat 91 Asy-Syam ayat 7 sampai 10. Jiwa taqwa ini yang menolong kita selalu pada kebaikan. Ya, kejujuran, kesabaran, kemuliaan, dan menolak keburukan-keburukan," ungkap Ustaz Adi Hidayat.
Karena itu kalau ada orang yang berkata tidak benar, berdusta, hati kecilnya menolak," tambah Ustaz Adi Hidayat.
Ustaz Adi Hidayat kemudian menegaskan bahwa hati hati seseorang pasti menolak sesuatu yang tidak baik untuk dilakukan.
"Itu nggak benar, ya. Ada orang mencuri misalnya ya atau korupsi, terpikir berbuat yang tidak baik, hatinya pasti menolak, ada gejolak dalam dirinya, Itu yang membuat dirinya nggak tenang," ucap Ustaz Adi Hidayat.
Ustaz Adi Hidayat lalu mengungkapkan bahwa perkara selanjutnya yang dapat membuat hidup tidak tenang adalah terlalu banyak mengejar dunia.
Tag
Berita Terkait
-
Ahli Quran akan Mudah dalam Menerima Hal Ini, Ustaz Adi Hidayat: Allah Berikan
-
Jangan Wariskan Ini kepada Istri, Ustaz Adi Hidayat: Berapa Tahun Jadi Suami?
-
Semakin Pintar dengan Meningkatkan Hal Ini, Ustaz Adi Hidayat: Kepintarannya Nggak Ada Batas
-
Manusia Ini Membuat Allah Tersinggung, Manusia Seperti Apa? Gus Baha: Nggak Top
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
Terkini
-
Perjalanan Pastel Abon Jadul Asal Solo yang Sukses Bersama Link UMKM BRI
-
Menkeu Purbaya: Kebijakan Wajib WFH Segera Diumumkan
-
John Herdman: Elkan Baggott Masa Depan Pemain Timnas Indonesia
-
Adik Aldi Taher Review Sang Kakak, Akui Sempat Malu hingga Ungkap Kerandoman sejak Kecil
-
Balik Rutinitas, Alfamart Hadirkan Promo Kebutuhan Dapur Hemat hingga Akhir Maret 2026
-
Niat Puasa Syawal Sekaligus Senin Kamis dan Qadha Ramadhan, Bolehkah Digabung?
-
Beckham Putra Tidak Takut Bersaing dengan Nama-nama Beken Langganan Timnas Indonesia
-
Mudik Ceria Saloka 2026: Spektakuler Baru Klinthing Show & Kuliner Legendaris Sambut Lebaran!
-
One Way Arus Balik Lebaran Jalur Pantura sampai Tanggal Berapa?
-
Perlahan Pulih dari Bencana, Lebaran Dimeriahkan Balap Robin di Subulussalam Aceh