- Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan menghancurkan siapa pun yang mencoba mendekati persediaan uranium milik Iran.
- Konflik antara AS, Israel, dan Iran menyebabkan serangan militer serta kerusakan infrastruktur di kedua belah pihak sejak Februari 2026.
- Kesepakatan gencatan senjata di Islamabad belum membuahkan hasil, sementara Amerika Serikat kini melakukan blokade terhadap sejumlah pelabuhan Iran.
Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa negaranya akan menghancurkan siapa pun yang mencoba mendekati persediaan uranium yang diperkaya milik Iran.
"Kami mengawasinya dengan sangat baik.. Jika ada yang mendekati tempat itu, kami akan mengetahuinya dan kami akan meledakkan mereka," kata Trump dalam wawancara dengan jurnalis Sharyl Attkisson.
Trump sebelumnya juga mengungkapkan kekesalannya terhadap respons Iran atas proposal perdamaian terbaru yang diajukan Washington untuk mengakhiri konflik.
"Saya baru saja membaca tanggapan dari apa yang disebut 'wakil' dari Iran. Saya tak suka -- BENAR-BENAR TAK DAPAT DITERIMA!" kata Trump melalui platform Truth Social pada Ahad.
Pernyataan itu muncul beberapa jam setelah media pemerintah Iran melaporkan bahwa Teheran telah menyampaikan jawaban atas proposal perdamaian dari pihak AS melalui mediator Pakistan.
Pada 28 Februari 2026, AS dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk ibu kota Teheran. Serangan tersebut menimbulkan korban jiwa serta kerusakan infrastruktur.
Iran kemudian membalas dengan meluncurkan serangan ke wilayah Israel dan fasilitas militer AS di kawasan Timur Tengah.
Pada 7 April 2026, Washington dan Teheran menyepakati gencatan senjata selama dua pekan. Namun, pembicaraan lanjutan yang berlangsung di Islamabad, Pakistan, belum menghasilkan kesepakatan.
Di tengah belum adanya laporan mengenai dimulainya kembali pertempuran, AS dilaporkan melakukan blokade terhadap sejumlah pelabuhan Iran.
Baca Juga: Nasib Pasokan Energi Global Kini di Tangan Xi Jinping, Harga Minyak Sudah Melambung Tinggi!
(Antara)
Berita Terkait
-
Nasib Pasokan Energi Global Kini di Tangan Xi Jinping, Harga Minyak Sudah Melambung Tinggi!
-
Eks Pejabat FBI dan CIA Wanti-wanti Sesuatu Lebih Buruk Bisa Terjadi di Piala Dunia 2026
-
Visa hingga Lagu Nasional! Iran Ajukan 7 Syarat ke AS untuk Main di Piala Dunia 2026
-
Iran Kirim Proposal Baru ke AS: Tanda Mau Damai atau Strategi Baru?
-
Dokumen UFO Cuma Pengalihan Isu, Publik Diminta Jangan Percaya Omong Kosong Trump
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Krisis Iklim Ancam Keselamatan Jemaah Haji, Studi Soroti Risiko Heatstroke
-
KPK Periksa Plt Wali Kota Madiun Terkait Kasus Dugaan Fee Proyek dan Dana CSR Maidi
-
DPR Apresiasi Bareskrim di Kasus Judi Online Internasional, Minta Jaringan Lain Dibongkar
-
Iran Kirim Proposal Baru ke AS: Tanda Mau Damai atau Strategi Baru?
-
252 Siswa Diduga Keracunan MBG di Pulogebang, Pramono Anung: Sudah Tertangani
-
DPRD DKI Sentil Kantor Pemerintah soal Pilah Sampah: Jangan Cuma Gencar Kampanye
-
Komisi II DPR Tegaskan RUU Pemilu Tetap Jadi Inisiatif Parlemen, Tak Perlu Dialihkan ke Pemerintah
-
Tambora Masuk Daftar RW Kumuh Jakarta, Pramono Akan Siapkan Pembenahan Besar-Besaran
-
Dokumen UFO Cuma Pengalihan Isu, Publik Diminta Jangan Percaya Omong Kosong Trump
-
Jakarta Percantik Rasuna Said Jelang HUT ke-499, Target Jadi Wajah Kota Global