SuaraBandung.id - Dedi Mulyadi langsung tancap gas menuju lokasi gempa yang menghantam Cianjur dengan kekuatan 5,6 magnitudo pada Senin 21 November 2022 kemarin, ia tiba pada Selasa 22 November 2022 tengah malam.
Anggota DPR RI itu tak tanggung-tanggung menggunakan sepeda motor mendatangi sejumlah tiitk untuk menemui warga yang menjadi korban gempa Cianjur.
Pria yang akrab disapa Kang Dedi itu, mendatangi daerah Kecamatan Cugenang yang menjadi lokasi terparah yang terdampak.
Terlebih, di lokasi terpencil ini pun bantuan terbilang masih kurang karena akses menuju lokasi cukup berat.
Sekitar pukul 02.00 WIB, Kang Dedi tiba di Desa Sukamanah, Kecamatan Cugenang. Perjalanan menuju lokasi cukup berat dan sulit dilalui oleh kendaraan roda empat.
“Tadi diaksesnya cukup susah harus menggunakan motor dan banyak warga yang tidur di jalan karena masih takut gempa susulan,” beber Kang Dedi Mulyadi.
Setibanya di lokasi, Kang Dedi membagikan kebutuhan logistik seperti makanan dan juga obat-obatan.
Ia pun ikut mengevakuasi seorang anak perempuan yang terluka akibat tertimbun reruntuhan. Anak perempuan bernama Imas Ayu itu mengalami luka dan dievakuasi ke rumah sakit akibat tertimpa tembok saat sedang mengaji.
“Hari ini saya membawa adik cantik namanya Imas Ayu kelas 3 SD dia tertimpa reruntuhan bangunan ketika ngaji, dan di sana masih ada seorang kiai yang tertimbun beton belum bisa diangkat karena alat beratnya belum bisa naik (akses jalan),” papar Kang Dedi.
Baca Juga: PHK Kembali Marak, BPJamsostek Beri Kemudahan Bagi Peserta
Disampaikannya, anak perempuan tersebut dievakuasi ke rumah sakit untuk segera mendapatkan perawatan yang lebih memadai.
“Kita membawanya ke rumah sakit agar cepat sembuh, terutama trauma akibat musibah gempa ini bukan hal yang mudah. Diperkirakan sampai rumah sakit jam 4 dini hari,” ujarnya.
Hingga Selasa pagi Kang Dedi Mulyadi bersama tim masih terus menyalurkan bantuan logistik makanan dan obat-obatan di Kecamatan Cugenang. Bantuan akan terus disalurkan ke daerah yang parah dan sulit diakses.
“Alhamdulillah kita mulai dari situ (Cugenang) sudah melakukan sesuatu walaupun kecil bisa turut meringankan, minimal untuk makan mereka sudah tenang. Kita berdoa bersama agar musibah cepat berakhir dan tidak ada gempa susulan,” tandas Kang Dedi Mulyadi.
Berita Terkait
-
Cerita Warga Cianjur Digoyang Gempa 1 Menit Lebih, Rumah Luluh Lantak
-
Dua Kendaraan dan 14 Jenazah Ditemukan di Longsoran Jalur Cianjur-Cipanans Cugenang
-
Jaringan Indosat Kembali Pulih Usai Gempa Cianjur
-
Gempa Susulan Masih Terasa di Kabupaten Cianjur
-
Laporkan Kondisi Terkini Cianjur Pasca Gempa, Ridwan Kamil Video Call dengan Wapres Maruf
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa
-
Pelangi di Mars, Film Anak yang Tak Sekadar Menghibur tapi Menyalakan Imajinasi
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan
-
Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas