/
Jum'at, 02 Desember 2022 | 18:29 WIB
Pinkan Mambo mengaku cuma bercanda terkait ucapannya yang menyinggung sejumlah artis. (Tangkapan layar Instagram @pinkan_mambo)

SuaraBandung.id - Pinkan Mambo mengaku tak bisa tidur dan menangis semalaman karena telah menyinggung artis-artis seperti Raffi Ahmad, Maia Estianty, Rizky Billar dan Lesti Kejora.

Ia pun merasa bersalah kepada artis tersebut, bahkan ia juga merasa dibenci oleh sejumlah ustaz karena dianggap menghina Lesti Kejora hingga meminta Rizky Billar cerai dengan Lesti.

"Ya saya enggak mau lah seorang Pinkan jadi dibenci sama ustaz, aduh benar-benar Inalillahi deh. Saya benar-benar sedih melihat diri saya sendiri, kaget dihujat kayak orang habis ngapain atau melakukan kejahatan," jelasnya, dilansir dari Cumicumi pada Jumat (2/12/2022).

Pinkan Mambo mengatakan rasa bersalahnya itu membuat ia tak bisa tidur dan merasa jadi orang yang tidak baik.

"Namanya kita mau cari viral ya. Tadi malam udah berubah total. Tadi malam saya nangis, jadi belum tidur. Karena, tidur kayak orang rep rep, kayak orang merasa bersalah, saya jadi merasa orang paling jahat sedunia," ujarnya.

Ia pun mengakui mentalnya berubah setelah kejadian viral yang menyinggung beberapa artis tersebut.

"Kena mental saya, yang tadinya enggak gila jadi gila beneran," ujarnya.

Diketahui sebelumnya Pinkan Mambo menyesal telah menyenggol nama artis lain.

"Saya enggak mau lagi nyenggol artis lain. Saya ini belum tidur, mata saya masih sembab. Saya shock kali ini, mukanya masih bengong kayak enggak nyangka dan merasa menjadi orang yang jahat," kata Pinkan Mambo

Baca Juga: Segera Diangkat Jadi Panglima TNI, Ini Prestasi Laksamana Yudo Margono di Angkatan Laut

Ia pun mengaku kalau maksud ucapannya hanya sebagai candaan dan tak menyangka akan ditinggalkan oleh para ustaz.

"Maksudnya, enggak nyangka kalau pendapat sendiri itu. Padahal cuman bercanda, enggak maksud suruh cerai dan paling parah itu ustad ustad pada keluar," ujarnya.

Adapun ulasan selengkapnya dapat disimak melalui unggahan berikut.

Load More