SuaraBandung.id - Pengusaha jasa konsultasi visa di Bali, FY dilaporkan ke kepolisi Polda Bali oleh rekan kerjanya Isa Dinata.
FY terpaksa dilaporkan lantaran diduga melakukan tindak pidana membuat surat palsu dan penggelapan dalam jabatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 263 KUHP dan 374 KUHP.
Dari keterangan yang diperoleh, Isa Dinata mengatakan awalnya dengan FY adalah rekan kerja dalam hubungan bisnis.
Mereka berdua lantas membuat PT yang bergerak di bidang jasa visa yang di pimpin oleh FY sebagai direkturnya.
Namun, seiring waktu Isa merasa jika mulai ada ketidaksesuaian yang diduga terjadi di perusahaanya.
Isa lantas menduga jika FY membuat surat palsu dan diduga juga melakukan penggelapan dalam jabatan.
Atas dasar itu Isa melaporkan FY ke Polda Bali dengan Laporan Polisi nomor: LP-B/324/I/2022/SPKT/POLDA BALI, tanggal 22 Juni 2022.
"Betul saya melaporkan (FY) dengan dugaan tindak pidana Pemalsuan Surat dan Penggelapan Dalam Jabatan," katanya.
"Karena ada surat atau dokumen yang tiba-tiba ada tanda tangan saya," katanya.
Baca Juga: Anak Ki Joko Bodo Ngamuk Dituduh Rebutan Harta Warisan Ayahnya
"Padahal saya tidak pernah tanda tangan dan keuntungan hasil dari perusahaan tersebut tidak sesuai dengan sebagaimana mestinya dan tidak jelas," jelaskan Isa ke awak media saat dikonfirmasi via phone
Isa menjelaskan atas laporan yang dibuat, diharapkan bisa diproses secara hukum dan seadil-adilnya.
"Perkaranya sekarang sudah sidik. Beberapa saksi sudah diperiksa dan secara hukum kalau sudah sidik perkara harus di lanjutkan tinggal tersangka," katanya.
"Dan saya percaya ke kepolisian bekerja dengan baik dan melindungi masyarakat seperti saya yang butuh keadilan," katanya. (*)
Berita Terkait
-
Kronologi Oknum Paspampres Pengamanan KTT G20 Rudapaksa Anggota Kowad di Bali
-
Niat Berlibur ke Bali, Turis Ini Malah Nyasar ke Bari di Italia
-
Teco Berharap Ilija Spasojevic Tampil Gacor dan Tak Cedera di Timnas Indonesia
-
Bali hingga Meksiko: Wisatawan Berkelakuan Buruk usai Aturan Covid Dicabut
-
Aset Bos PT DOK di Bali Yang Bernilai Paling Mahal Akan Disita
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Yandri Susanto Pasang Target Tinggi, PAN Cilegon Diminta Jadi Pemenang Pileg 2029
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Mayat Tanpa Busana Mengambang di Sungai Blobo Malang, Identitas Korban Masih Misteri
-
Harimau Sumatera Dekati Tim Pagari Agam Saat Pasang Kamera Jebak, Jarak Cuma 5 Meter
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Uang Palsu Pecahan Rp 100 Ribu Beredar di Magetan, Pengedarnya Diduga Pria Asal Bojonegoro
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?