SuaraBandung.id - Baju-baju hasil pemberian donatur kepada para pengungsi gempa Cianjur kini terlihat menumpuk dan tidak kenakan oleh para pengungsi.
Diketahui, hal ini sudah beberapa kali terlihat semenjak gempa mengguncangkan Cianjur dimana pakaian-pakaian hasil donasi tidak di gunakan dan dibiarkan oleh para korban.
Hal ini tentunya membuat publik geram dan beranggapan jika para korban gempa Cianjur kurang bersyukur atas pemberian mereka.
Terlihat dalam salah satu video di TikTok dimana terdapat baju-baju menumpuk yang diletakkan begitu saja di depan bangunan sekolah.
Menanggapi hal tersebut, salah satu netizen menjelaskan jika para korban gempa Cianjur tidak memiliki niat buruk yang publik pikir.
Dalam lama media sosial TikTok, ia membeberkan mengenai alasan-alasan yang seharusnya publik mengerti ketika ingin berdonasi.
“Overload, baju bekas di Cianjur memang sangat banyak yang ngirim bisa sampe satu kontener atau kolbun, jadi overload,” tutur akun @mira_cumil_.
Selanjutnya Mira juga menjelaskan jika para pengungsi tidak mengenakan pakaian tersebut dikarenakan baju yang dikirim bukanlah pakaian sesuai kebutuhan para pengungsi.
“Yang kedua, banyak yang dikirim itu baju-baju kebaya, baju pengantin, tenda udah panas jadi bajunya bukan fungsinya, jadi enggak bisa di pakai sehari-hari dalam kondisi darurat seperti itu,” jelasnya.
Baca Juga: Populasinya Cuma 4 Juta, Ini 4 Rahasia Kroasia Jadi Tim Kuat di Sepak Bola
“Yang ketiga, yang disebut baju layak pakai dan tidak layak pakai itu salah satunya itu ya, diperuntukan untuk apa, karena yang dibutuhkan seperti jaket, kaos, celana sehari-hari,” tambahnya.
Tidak hanya itu, Mira juga menghimbau kepada para pegawai negeri untuk lebih bisa menjelaskan kebutuhan para pengungsi kepada donatur.
“Harusnya bapak sebagai pegawai yang memakai seragam, bisa memberikan penjelasan kepada orang-orang awam yang tentunya tidak pergi ke lokasi dan tidak menggiring opini,” jelasnya.
Sontak saja penjelasan dari Mira ini menjadi buah bibir di netizen yang menyutujui penjelasan darinya.
“Bner banget th yg btuh nya jaket sama selimut karena ada yg meninggal juga karena kedinginan,” tulis akun @Fent***.
“Ini yg nama nya benee bner relawan yg mlihat langsung, bkn ngomong yg lain lain..sehat sllu tteh, smg allah bls kbaikan tteh,” tulis akun @Navi***.
“N klo baju mungkin tdk terlalu btuh bnyk krna bisa di cuci n d pkai lg beda mkanan n obt2an,” tulis akun @sell***.
(*)
Sumber: TikTok Mira Cumil
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi
-
Terima Bos Blueray Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ogah Ajukan Banding
-
IPC TPK Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen Sepanjang Semester I 2026