SuaraBandung.id - Adu tajam striker Persib vs Persebaya, seharunya bisa disaksikan pada bentrok kedua tim di Stadion Jatidiri, Semarang, pada Sabtu (10/12/2022) pukul 15.00 WIB.
Akan tetapi perang dua penyerang berdarah dingin ini belum bisa dikonfirmasi bisa bertarung di laga dalam lanjutan Liga 1 besok.
Mereka yang sangat dinantikan tampil dan memperlihatkan ketajamannya adalah striker Persib Bandung David da Silva.
Meski belum bisa dipastikan David da Silva ini bertarung, akan tetapi catatan statistik memperlihatkan keduanya benar-benar berbahaya.
Dari catatan statistik yang dikutip dari lama Persib Bandung, David da Silva sangat berpotensi menjadi top skor baru Liga 1 2022.
Namun ada syarat berat yang harus dilalui, yakni David da Silva wajib menyalip striker Borneo FC, Matheus Pato.
Dengan permainan Persib saat ini, David da Silva sendiri memang tengah gacor.
David da Silva dalam setiap pertarungan di Liga 1 nyaris mencetak satu hingga dua gol.
Total yang berhasil ditorehkannya hingga saat ini adalah 10 gol dari 10 laga Persib Bandung.
Baca Juga: RD dan Istrinya Mesra, Denise Chariesta: Dulu Dipegang Aja Gak Mau
Meski laga sempat terjeda, ketajaman David da Silva tidak ada yang bisa meragukan.
Kemarin saja lawan Persik kediri, pemain asal Brasil ini kembali mencetak gol untuk Persib Bandung.
Jika dikalkulasi total gol David da Silva mencapai 11 kali dari 11 pertandingan untuk Persib Liga 1 2022 sejauh ini.
Hanya butuh satu gol untuk menyamai top skor saat ini Matheus Patu. Dan butuh dua gol untuk merebut posisi puncak top skor.
Sementara dikutip dari laman Borneo FC, Matheus Pato tercatat sebagai penguasa daftar top skor sementara Liga 1 2022 dengan 12 gol.
Ada kendala terlihat saat Matheus Pato dipasang dalam pertarungan kemarin. Dia hanya mampu bermain selama 11 menit, dan sama sekali tidak mencetak gol untuk Borneo FC.
Berita Terkait
-
Persib vs Persebaya: Kondisi Teja dan Aziz yang Sempat Cedera di Laga Kontra Persik, Dokter Tim Menyerahkan Sepenuhnya pada Luis Milla
-
Kondisi Terkini Warga di Sekitar TKP Bom Bunuh Diri Astanaanyar, Polda Jabar Berikan Trauma Healing Pasca kejadian
-
Ada Apa dengan Sikap Pemain Persib sampai Luis Milla Beri Komentar Menohok
-
Haram Dilakukan, Luis Milla Singgung Soal Sikap Pemain Persib usai Bantai Persik
-
Polisi Temukan Bukti Belasan Lembar Kertas di Lokasi Bom Bunuh Diri Mapolsek Astanaanyar: Bertuliskan Protes Penolakan terhadap RKUHP
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Dari Ladang ke Kulit: Menyusuri Kekuatan Sunflower Oil Organik dalam Body Care Magic of Nature
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
PTBA Tebar Kebahagiaan Idul Adha, 300 Hewan Kurban Disalurkan ke Berbagai Wilayah Operasional
-
Bagasi Mobil Selalu Penuh saat Mudik? Ini Tips Menata Daging Kurban dan Oleh-oleh agar Tetap Muat
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bolehkah Daging Kurban Dibagikan kepada Non Muslim? Ini Penjelasan Ulama yang Menyejukkan
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL