SuaraBandung.id – Sebelumnya viral terkait video Anne Ratna Mustika yang menyindir Bupati Purwakarta sebelumnya terkait pencitraan.
Anne Ratna Mustika menyebutkan bahwa Bupati sebelumnya banyak pencitraan dan kerjaannya hanya menangis.
Seperti diketahui, Bupati Purwakarta sebelum Anne Ratna Mustika yaitu Dedi Mulyadi.
Anne Ratna Mustika melanjutkan estafet kepemimpinan suaminya sebagai Bupati Purwakarta.
Namun, karena praha rumah tangga yang sampai saat ini belum selesai, Anne Ratna Mustika dan Dedi Mulyadi diduga terus saling sindir.
Anne Ratna Mustika menggugat cerai Dedi Mulyadi pada September 2022 lalu di Pengadilan Agama Purwakarta.
Dedi Mulyadi pun sempat ingin mempertahankan rumah tangganya tersebut, namun Anne Ratna Mustika mengaku sudah memberikan kesempatan itu berbulan-bulan lalu.
Video viral mengenai Anne Ratna Mustika yang menyebut Bupati sebelumnya pencitraan, kini diungkit kembali oleh Dedi Mulyadi.
Hal tersebut terjadi, saat Dedi Mulyadi sedang berbincang dengan Kepala Desa Cibodas Purwakarta yang menyebutkan bahwa Dedi Mulyadi merupakan orang baik.
Baca Juga: Review Samurai Champloo: Perjalanan Seorang Gadis dengan Dua Orang Samurai
Dedi Mulyadi pun malah menjawab pujian tersebut dengan candaan, bahwa ia baik itu karena pencitraan.
“Saya mah baik teh pencitraan bu,” ungkap Dedi Mulyadi, dikutip dari YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, Rabu (14/12/2022).
Mantan Bupati Purwakarta dua periode tersebut mengungkapkan bahwa selama ini ia hanya pura-pura baik saja, dan itu merupakan strategi pencitraan.
“Aslinamah ah enggak, pura-pura aja. Biar disebut sama orang baik, itulah strategi pencitraan,” lanjut Dedi Mulyadi.
Seolah sedang menyindir, Dedi Mulyadi pun meberikan saran agar mengikuti strategi pencitraan seperti dirinya yang dinilai konsisten.
“Makanya ikutin dong pencitraan saya, konsisten.” Saran Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi mengaku jika pencitraan tersebut ia lakukan berpuluh-puluh tahun, baik saat menjabat maupun tidak, atau saat kampanye maupun tidak.
“Berpuluh-puluh tahun, mau ngejabat, mau gak ngejabat, mau kampanye, mau tidak kampanye, lakukan itu secara terus menerus, nah itu namanya pencitraan,”pungkas Dedi Mulyadi sambil bercanda.
Sumber: YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel
Berita Terkait
-
Bupati Meranti Ogah Minta Maaf soal Ucapan Kemenkeu Isinya Iblis: Enggak Perlu
-
Fakta Miris Meranti Diungkap Rocky Gerung: Wajar Bupati Marah, Surplus Dibawa ke Pusat, Warganya Tetap Miskin
-
Sidak Rumah Yessi yang Viral Gara-Gara Mahar Sertfikat Rumah, Dedi Mulyadi Panen Hujatan Netizen: Stop yang gak Faedah!
-
Pemerintah Ajukan Uang Duka, Korban Gempa Cianjur Melonjak dari 335 Jadi 600
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Perubahan Nasib Iwan Tuaji dalam 15 Bulan: Dilantik Jadi Wabup, Kini Ditahan
-
Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub
-
FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech
-
Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis