SuaraBandung.id - Setiap tempat yang dilewati oleh manusia tentu memiliki bahaya yang berbeda-beda.
Hendaknya manusia memahami bagaimana cara agar selamat dalam melalui setiap tempat tesebut.
Manusia harus sadar akan apa yang membahayakan dirinya dalam hidup sehingga bisa melintas dengan selamat, hal tersebut sebagaimana disampaikan oleh Buya Yahya dalam satu ceramahnya.
Buya Yahya pun menjelaskan bahwa yang menjadi permasalahan adalah terkadang seseorang mengetahui suatu bahaya namun orang tersebut justru tidak menghindari bahaya itu.
Dilansir SuaraBandung.id dari video dalam kanal YouTube Buya Yahya yang diunggah pada 3 Januari 2022, berikut ulasannya.
"Selama ini mungkin sebagian berpikir hanya menjaga kesehatan badan kita, badan kita tidak minum minuman atau (makan) makanan tertentu," ujar Buya Yahya.
"Tapi ada yang harus kita perhatikan, yaitu berkenaan dengan hal-hal yang akan merusak keselamatan kita, yaitu adanya fitnah," lanjut Buya Yahya menjelaskan.
Buya Yahya menyampaikan bahwa akibat dari adanya fitnah yang melanda umat sangatlah beragam. Oleh karena itu ada langkah yang perlu diambil untuk menghadapinya.
"Fitnah-fitnah yang melanda umat saat ini. Fitnah di sini bermacam-macam, fitnah yang merusak akhlak, fitnah yang merusak aqidah. Jadi kita saat ini berada di dalam gelombang fitnah," kata Buya Yahya.
Baca Juga: Anak Putus Sekolah Demi Rawat Ibu, 6 Fakta Pemilik Rumah Mewah Terbengkalai di Jakarta Timur
"Lalu bagaimana kita agar selamat di balik abad ini saat kita menjalani hidup di tengah gelombang-gelombang fitnah yang semacam ini?" imbuh Buya Yahya.
Buya Yahya pun menjelaskan bahwa pendidikan memang perlu dilaksanakan sebagai langkah pertama, namun tidak cukup hanya dengan itu.
"Pendidikan perlu, iya, pendidikan harus, karena harus dengan ilmu dikasih wawasan bahwasanya itu membahayakan, itu tidak baik. Ini adalah langkah pertama dan utama," kata Buya Yahya.
"Akan tetapi, kalaupun orang sadar itu sebab keselamatan, kalau orang sadar bahwasanya itu sesuatu yang membahayakan, ternyata tidak semuanya menghindar dari yang membahayakan atau mengambil sesuatu yang bermanfaat," jelas Buya Yahya.
Lalu, Buya Yahya pun mengungkapkan permasalahan yang sesungguhnya justru terletak pada kesulitan untuk menghindari suatu bahaya.
"Tidak semua orang mendengar seruan kebaikan lalu menyambutnya, bahkan tidak semua orang yang mengerti tentang larangan, kemudian dia menghindarinya, nah permasalahannya di mana nih," kata Buya Yahya.
Tag
Berita Terkait
-
5 Kandungan Skincare yang Harus Dihindari Jika Kulitmu Cenderung Berjerawat
-
Tahun Baru 2023, Bandara Kualanamu Sumut Layani 20.698 Penumpang
-
Tiga Kejahatan Sekaligus! Menyebut Kekurangan Pasangan, Bagaimana Hukumnya? Buya Yahya: Tidak Terkira
-
Sakit Berat Sampai Harus Menggalang Dana Seperti Indra Bekti, Ini Pentingnya Punya Asuransi Kesehatan
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Dari Partai Sosialis hingga Komunis Ramai-ramai Buka Suara Jelang Prancis vs Spanyol, Ada Apa?
-
Maut di Klub Malam Bangkok Tewaskan 27 Orang, Saksi Mata: Terdengar Ledakan Lalu Api Besar
-
Dari Pacific Place hingga Ritz-Carlton, Ini Deretan Properti Mewah Milik Tan Kian
-
Harga Cabai Turun, Daging Ayam dan Sapi Malah Naik di Pasar Tradisional
-
AS Target 2 Kota Besar di Khuzestan, Jantung Minyak Iran
-
Alisson Becker Buka Suara Usai Brasil Tersingkir, Isyaratkan Ingin Main di Piala Dunia 2030
-
Menelisik Sisi Gelap Kejiwaan Manusia dalam Film Obsession
-
Dihadiahi Timah Panas! Dua Pembunuh Wanita di Lampung Utara Ternyata Positif Sabu
-
Mimpi Prabowo Bisa Terwujud? FIFA Buka Peluang Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
-
OJK Limpahkan Tersangka Kasus BPR SAWA ke Kejaksaan, Dugaan Kredit Bermasalah Tembus Rp5,8 Miliar