Suara.com - Sebuah rumah mewah yang terlihat terbengkalai di kawasan Cakung, Jatinegara, Jakarta Timur ternyata diketahui ditinggali oleh sebuah keluarga. Warga di sekitar rumah tersebut pun mengetahui bahwa ada dua orang yang menempati rumah tersebut, yaitu Eny dan putranya yang bernama Tiko.
Identitas keduanya yang diketahui sejak lama tinggal di rumah tersebut pun kini menjadi perbincangan publik. Pasalnya, rumah tersebut terlihat kosong dan tidak terawat dari luar rumah dan banyak ditumbuhi oleh tumbuhan liar, sehingga tidak wajar untuk ditinggali oleh manusia.
Pemilik rumah mewah terbengkalai, Eny pun kini juga menjadi sorotan. Simak inilah fakta selengkapnya.
Suami Eny meninggalkan rumah sejak lama
Ketua RT setempat, Nover Haristedja mengungkap bahwa rumah salah satu warganya tersebut memang telah ditinggali sejak lama, sekitar 2010-2012.
Namun, keberadaan sang kepala keluarga yaitu suami Eny, Susanto diduga sudah meninggalkan Eny dan anaknya, Tiko sejak lama. Semenjak saat itu rumah megah berlantai dua yang mereka tinggali tak terurus.
Eny diduga alami depresi
Akibat ditinggalkan oleh sang suami, warga setempat pun menduga Eny mengalami depresi namun memilih tetap tinggal di rumah tersebut.
Eny pun diketahui tinggal bersama putranya, Tiko yang kini sudah berumur sekitar 23 tahun. Sehari-hari, putra Eny dikenal sebagai pribadi yang tertutup namun sopan di mata masyarakat sekitar.
Anak putus sekolah dan dilarang sekolah oleh Eny
Namun sayang, pasca sang ayah meninggalkannya bersama sang ibu, Tiko yang sebelumnya sempat mengeyam pendidikan hingga kelas VIII SMP harus putus sekolah karena harus mengurus sang ibu.
"Dia (Tiko) masih sempat sekolah, kalau enggak salah SMP Negeri. Padahal orang susah masuk SMP Negeri, dia bisa masuk, karena anaknya memang pintar" ujar Noves.
Warga sekitar yang mengetahui Tiko yang putus sekolah pun mencoba membantu Tiko untuk kembali masuk sekolah, namun hal ini dicegah oleh Eny. Eny pun melarang Tiko untuk kembali ke sekolah.
Minta bantuan warga untuk bertahan hidup
Tak hanya itu, Eny dan Tiko pun sempat meminta bantuan warga sekitar untuk menyambung hidup. Bahkan, Tiko juga pernah meminta lilin kepada tetangganya karena listrik di rumahnya sudah diputus.
Berita Terkait
-
Warga Akui Tidak Tahu Keberadaan Famili Eny, Ketua RT Ungkap Sempat DIdatangi Orang dari Luar Kota Enam Tahun Lalu
-
Cerita dari Rumah Mewah yang Terbengkalai, Tiko Terpaksa Putus Sekolah karena Sang Ibu Depresi
-
Untuk Bertahan Hidup, Penghuni Rumah Mewah Terbengkalai di Cakung Sempat Jual Piring hingga Sendok
-
Gempar! Selama 11 Tahun, Anak Ini Rawat Ibu Alami Gangguan Jiwa di Rumah Mewah Terbengkalai Tanpa Listrik
-
Bikin Merinding! Ini Penampakan Rumah Mewah Tak Berpenghuni di Jakarta Timur
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Jokowi Ungkap Alasan Tak Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
Maut dari Masa Lalu, 3 Warga Biak Masih Hilang Usai Ledakan Bom Perang Dunia II
-
Waspada Jasa Badal Haji Bodong, DPR Desak Pemerintah Bentuk Lembaga Resmi
-
Soroti Maraknya Jasa Badal Haji Ilegal, DPR Dorong Pembentukan Lembaga Resmi
-
Ramai Sebutan Gotham City untuk Jakarta Barat, Walkot Iin Mutmainnah Buka Suara
-
Gurita Korupsi Bea Cukai, KPK Bidik 20 Forwarder di Seluruh Pelabuhan Indonesia
-
Pemilik Rumah Yakin Teror Api Misterius di Sleman Bukan Fenomena Mistis
-
Hari Lahir Pancasila, Menteri PANRB Rini: Kita Hadirkan Pelayanan Publik yang Memberi Manfaat Nyata
-
Pelaku Penganiayaan di Jakbar Mengaku Lupa Kejadian karena Mabuk
-
Peneliti UGM Tak Temukan Kaitan Sistem Kelistrikan dengan Munculnya Api Misterius di Sleman