SuaraBandung.id - Politisi senior PDI Perjuangan, Panda Nababan, memberikan keterangannya tentang aturan tempat duduk yang diterapkan saat HUT PDI-P ke-50 lalu.
Menurut pernyataannya, Ganjar duduk di bagian belakang dan tidak didepan itu karena aturan duduknya dasarkan pada daerah asal atau dapat dikatakan perwilayah.
Hal tersebut dapat dibuktikan misalnya, I Wayan Koster yang duduk di kursi wilayah Bali sebab dia merupakan Gubernur Bali.
Lalu Sugianto Sabran yang duduk di kursi untuk wilayah Kalimantan Tengah karena dia adalah Gubernur Kalimantan Tengah.
Begitupula dengan Ganjar Pranowo sebagai Gubernur Jawa Tengah, maka dia duduk bersama kader PDIP yang berasal dari Wilayah Jawa Tengah.
“Soal duduk di kursi itu Gubernur Bali, Koster; Gubernur Kalteng, Sugianto; Ganjar. Itu semua di daerah asalnya dan dia Ganjar bersama dengan Jawa Tengah,” Jelas Panda Nababan di kanal Youtube Indonesia Lawyers Club (ILC) dan dikutip pada Jumat (13/1/2023).
Lebih lanjut lagi, Panda Nababan menjelaskan bahwa yang duduk didepan pada HUT PDIP ke-50 di Kemayoran, Jakarta itu misalnya Olly Dondokambey.
Olly duduk di depan sebab dia merupakan Bendahara Umum DPP PDIP. Sebab dia bendahara umum daripada DPP PDIP.
“Olly Dondokambey, dia didepan karena ia bendahara daripada DPP jadi itu, jadi nanti kita tersesat Pak Karni,” jawab Panda Nababan atas pertanyaan tentang posisi duduk.
Baca Juga: Ketika Publik Mulai Bertanya Tentang Sosok Bakal Calon Presiden 2024 yang Diusung Partai PDIP
Maka memang duduknya Ganjar Pranowo dibelakang dikarenakan aturan duduk ketika itu yang berdasarkan daerah asal setiap kadernya.
“Jadi soal duduk itu memang, memang duduknya perwilayah-perwilayah termasuk gubernurnya itu.” Pungkas Panda Nababan, dikutip pada Jumat (13/1/2023). (*)
Sumber: YouTube Indonesia Lawyers Club
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar
-
Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup
-
Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai
-
Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda