SuaraBandung.id - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno membagikan kisah uniknya saat harus mencegat angkot ketika berada di Bandung pada Senin (23/1/2023).
Melalui akun twitternya @sandi uno pada Selasa (24/1/2023) Menparekraf RI ini mengunggah sebuah tweet dan disertai video yang menjelaskan kejadian tak tertuga yang dialaminya kemarin.
Menjadikan dirinya berinisiatif untuk mencegat angkot dan menaikinya hingga penginapan. Kejadian ini diawali dengan sang supir pribadi yang ternyata lupa untuk menjemput Sandiaga Uno.
Dengan jarak antara tempat berolahraga pagi yang berada di Taman Sukajadi, setidaknya ia harus menempuh jarak 6 km demi sampai dipenginapan.
"Manusia tempatnya lupa. Seperti driver saya yang kemarin lupa jemput saya setelah lari pagi dan senam."
"Kalau disuruh lari 6km lagi dari Taman Sukajadi ke penginapan, duh lelah hayati," tulis Sandiaga Uno diakun twetternya pukul 09:46 WIB dan dikutip oleh bandung.suara.com pada Selasa (24/1/2023).
Hingga akhirnya Sandiaga Uno memutuskan untuk naik kendaraan umum, dan pilihannya jatuh kepada angkot berwarna oren hijau yang dikendarai oleh seorang supir bernama Pak Haji Ade.
Mengejutkan! Sandiaga Uno cegat Angkot di Bandung, Ternyata Ini Alasannya
SuaraBandung.id - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno membagikan kisah uniknya saat harus mencegat angkot ketika berada di Bandung pada Senin (23/1/2023).
Baca Juga: Pernah Nyaris Mati Sampai Kini Digaet Menteri dan BUMN, Kisah 5 Pemuda Pandawara Group Asal Bandung
Melalui akun twitternya @sandi uno pada Selasa (24/1/2023) Menparekraf RI ini mengunggah sebuah tweet dan disertai video yang menjelaskan kejadian tak tertuga yang dialaminya kemarin.
Menjadikan dirinya berinisiatif untuk mencegat angkot dan menaikinya hingga penginapan. Kejadian ini diawali dengan sang supir pribadi yang ternyata lupa untuk menjemput Sandiaga Uno.
Dengan jarak antara tempat berolahraga pagi yang berada di Taman Sukajadi, setidaknya ia harus menempuh jarak 6 km demi sampai dipenginapan.
"Manusia tempatnya lupa. Seperti driver saya yang kemarin lupa jemput saya setelah lari pagi dan senam."
"Kalau disuruh lari 6km lagi dari Taman Sukajadi ke penginapan, duh lelah hayati," tulis Sandiaga Uno diakun twetternya pukul 09:46 WIB dan dikutip oleh bandung.suara.com pada Selasa (24/1/2023).
Hingga akhirnya Sandiaga Uno memutuskan untuk naik kendaraan umum, dan pilihannya jatuh kepada angkot berwarna oren hijau yang dikendarai oleh seorang supir bernama Pak Haji Ade.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
Terkini
-
Andra Soni Semprot ASN Boros: Tinggalkan Ruangan, Listrik Harus Mati
-
Soroti Kasus Amsal Sitepu, Cak Imin: Kreativitas Dinilai Rp0 Bisa Hancurkan Industri Kreatif
-
4 Day Cream Panthenol Rahasia Skin Barrier Sehat Bebas Iritasi di Pagi Hari
-
Sinergi Tanpa Batas: Komitmen PERBASI Surakarta Bangun Ekosistem Basket Lewat Silaturahmi
-
Bye Laptop! 5 Tablet Flagship 2026 Ini Siap Dipakai Buat Kerja Berat
-
Bos Baru Honda Klaim Siapkan Portofolio Produk yang Lebih Terarah untuk Pasar Indonesia
-
4 Pilihan HP Samsung Baterai Jumbo Mulai Rp2 Jutaan, Awet Dipakai Seharian
-
Misteri Pasutri Hilang di Jalur Puncak Terjawab, Ditemukan Meninggal di Cikalongkulon
-
Timnas Indonesia Diambang Sejarah Jelang Hadapi Bulgaria di GBK
-
Teror Air Keras Andrie Yunus Diduga Libatkan 16 Orang, Tim Advokasi: Ada Perwira dan Sipil