SuaraBandung.id – Foto mengerikan pada bungkus rokok, sering kali menyebabkan seseorang bertanya-tanya terkait dari mana atau siapa sosok yang berada pada bungkus rokok itu.
Kenampakan foto pada bungkus rokok yang memiliki beragam tipe itu kerap menyuarakan peringatan kesahatan yang bisa saja dialami oleh perokok.
Peringatan tersebut seperti, efek kesehatan jantung, paru-paru, mulut, seks, kematian, bahan kimia, stroke, sistem vaskular, hingga berdampak pada bayi atau anak-anak dan lainnya.
Fakta yang terjadi dilapangan memperlihatkan, ternyata banyak dari masyarakat yang menyatakan bahwa foto pada bungkus rokok tersebut adalah diri mereka.
Namun, berdasarkan peraturan pelabelan tembakau atau rokok yang berlaku di Thailand. Foto mengerikan pada bungkus rokok itu telah memiliki hak cipta.
“Gambar yang terkandung dalam galeri ini tunduk pada undang-undang hak cipta Thailand."
"Setiap duplikasi, reproduksi, atau penggunaan tanpa persetujuan tegas dari pihak tersebut dilarang.”
“Negara-negara harus dihubungi secara individual untuk penggunaan gambar,” tulis Tobacco Labelling Resource Centre dan dikutip oleh bandung.suara,com.
Sebagai informasi, Thailand untuk pertama kalinya berhasil menerapkan keharusan penggunaan peringatan kesehatan pada Maret 2005.
Baca Juga: Tanpa Izin dan Tidak Dapat Royalti, Foto Pria Merokok Sambil Gendong Anak ini Dijadikan Iklan
Ternyata foto mengerikan pada bungkus rokok itu memerlukan waktu selama empat tahun untuk menghasilkan satu set foto yang berisikan 10 gambar perinagatan Kesehatan.
Lebih lanjut, pada tahun 2014, Thailand melalui pengadilannya menyetujui terciptanya peraturan baru yang mengikat para pengecer,
Sebuah regulasi untuk menambahkan peringatan kesehatan grafis yang lebih besar pada kemasan rokok.
Jika sebelumnya hanya 55% diperlukan untuk menampilkan lebel perigatan maka diperbaharui menjadi 85% yang dihitung dari kedua sisi kemasan rokok. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
5 Rekomendasi HP Android Kamera Terbaik 2026, Harga Mulai Rp5 Juta
-
Fakta Hukum Mengejutkan: Mengapa Menteri Korupsi, Presiden Tetap 'Kebal Hukum'?
-
Pedestrian Kolonel Atmo Palembang Dibuka 12 April 2026, Ini 5 Fakta Pentingnya
-
Makin Berdaya, Masyarakat Desa Manemeng Sukses Bangun Ekonomi yang Produktif
-
The Outpost: Horor di Lembah Maut Afganistan, Malam Ini di Trans TV
-
Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang
-
Desa BRILian dari BRI Berdayakan Masyarakat Desa Manemeng
-
Dengan Program Desa BRILiaN, Desa Manemeng Mampu Gerakkan Ekonomi Masyarakat
-
Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko
-
Desa Manemeng Perkuat Ekosistem Ekonomi Kerakyatan melalui Program Desa BRILiaN