SuaraBandung.id – Persib Bandung kembali terkena sanksi di tengah persiapan menghadapi Bali United pada Jumat (10/2/2023) di Stadion Maguwoharjo Sleman, Yogyakarta.
Sanksi tersebut diberikan akibat oknum suporter dalam laga Persib menjamu PSS Sleman di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (5/2/2023) lalu.
Melansir laman resmi Persib, Komite Disiplin (Komdis) PSSI telah mengeluarkan salinan keputusan bernomor 099/L1/SK/KD-PSSI/II/2023 dalam sidang yang digelar pada Selasa (7/2/2023).
Di dalamnya disebutkan bahwa telah terjadi aksi pelemparan botol air mineral yang dilakukan oleh oknum suporter Persib ke arah suporter PSS Sleman di area tribune selatan.
Hal Itu diperkuat dengan bukti-bukti yang cukup untuk menegaskan terjadinya pelanggaran kode disiplin.
Kemudian, merujuk pada Pasal 70 Ayat 1, Ayat 4, dan Lampiran 1 Nomor 5 Kode Disiplin PSSI Tahun 2018, Persib dikenakan sanksi denda sebesar Rp 50 juta atas kejadian tersebut.
Dalam aturan itu juga ditegaskan, jika terjadi pelanggaran yang serupa, maka akan berakibat pada hukuman yang lebih berat.
Pelanggaran akibat suporter tersebut bukan yang pertama kali. Sebelumnya, Persib juga harus bertanggung jawab atas aksi pelemparan oknum suporter ke lapangan hingga menyalakan flare.
Atas beberapa pelanggaran tersebut dan faktor keamanan, pertandingan Persib sempat harus berlangsung tanpa dihadiri penonton.
Baca Juga: Tak Cuma Bertahan, Rio Fahmi Kini Nyaman di Pasang Pelatih Persija Thomas Doll untuk Menyerang
Ulah oknum suporter ini tentu bisa merugikan bagi Persib yang sedang dalam performa terbaiknya untuk bersaing memperebutkan gelar juara Liga 1 musim ini. (*)
Berita Terkait
-
Link Live Streaming Bali United vs Persib Bandung, Big Match Pekan ke-23 BRI Liga 1
-
Link Nonton Bali United vs Persib Bandung Sore ini (10/2), Streaming Dimana?
-
Persib Bandung Dibayangi Rekor Buruk Jelang Lawan Bali United, Laju Kemenangan Terhenti?
-
PSSI Sebut Pemain Persib sudah Gabung TC Timnas Indonesia U-20, Tapi Kok Ikut Lawan Bali United?
-
Rekor Buruk Persib Bandung Menghadapi Bali United Jadi Momok yang Krusial
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Terima Penghargaan KWP Award 2026, Rizki Faisal: Jarak Geografis Tak Boleh Halangi Hak Hukum Warga
-
Jakarta Waspada Ledakan Kasus ISPA, Gubernur Pramono: El Nino Mengancam hingga September!
-
Picu Kontroversi, Alasan di Balik Unggahan Foto Donald Trump Bergaya Mirip Yesus
-
Film Salmokji: Whispering Water Lagi Viral, Intip Sinopsis dan Jajaran Pemainnya
-
Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan
-
Gak Cuma Murah, Minyak Rusia Ternyata 'Jodoh' Buat Kilang Pertamina
-
Penyisiran 3 Kilometer Hingga Jembatan Rancamulya, Tim SAR Temukan Korban Terakhir Ciherang
-
OJK dan BEI Bongkar Data Pemilik Saham RI, Berharap Genjot Transparansi
-
Niat Perkuat Modal Usaha Berujung Petaka, Nasabah BPR Danagung Jogja Diduga Tertipu hingga Bangkrut
-
Sentul City Jadi Basis Penipuan Daring, 13 WNA Jepang Diusir dari Indonesia