SuaraBandung.id - Benarkah ketika ingin Allah SWT menjaga dan menutup aib kita, selayaknya kita harus menutup aib orang lain? Lantas, bagaimana caranya kita terhindar untuk menjaga aib orang lain? Simak penjelasan dari Buya Yahya berikut ini.
Salah satu ciri orang yang busuk hatinya adalah orang yang gemar menjelek-jelekkan orang lain, bahkan paling pandai mencari kesalahan manusia lainnya.
Hal tersebut dikatakan oleh Buya Yahya dalam ceramahnya di Al-Bahjah TV pada hari Sabtu (18/1/2023). Video berdurasi sekitar 28 menit kurang itu menjelaskan terkait ciri-ciri orang busuk hati dan hasad.
Di mana jika kebiasaan tersebut masih terus dilakukan, selain dosa besar, maka berpeluang pula untuk Allah SWT membuka aib orang tersebut dan merendahkannya di dunia sebelum di akhirat.
"Orang yang suka mencari kejelekkan orang lain itu sebenernya karena memang hatinya jelek. Matanya kotor. Bisanya cuma mencari kesalahan orang. Maka sesungguhnya kalau orang kerjaannya mencari kejelekkan oran, memang dirinya jelek," tegas Buya Yahya.
Kebiasaan tersebut memang sangat gampang kita lakukan dan cukup susah untuk dihindari. Bahkan tak jarang, kita lebih bisa melihat aib orang lain daripada aib diri sendiri.
Padahal, orang yang suka membongkar aib orang lain maka berpeluang dibongkar pula aibnya oleh Allah SWT. Dan ia akan direndahkan oleh Allah, bahkan di tengah-tengah keluarganya.
"Akhirnya tidak terhormat di kalangan ibunya, di kalangan anaknya, di kalangan saudaranya. Makanya jangan biasa deh kita mencari-cari kejelekkan orang," jelas Buya.
Ia menyarankan apabila tidak sengaja melihat kesalahan dan kejelekan orang lain, maka layaknya kita bersedih dan mendoakan kebaikan untuk orang tersebut.
Baca Juga: Rekam Jejak 'Nakal' Kompol Kasranto: Jual Sabu, Uangnya Buat Nafkahi Anak Istri
"Karena sesama umat Nabi Muhammad SAW, kalau Anda tidak sedih, berarti iman Anda yang keropos. Apalagi kalau sampai bertepuk tangan? Kalau sudah sedih, tumpangi dengan doa: Ya Allah semoga berita itu tidak benar, kalau benar, ampuni dia ya Allah dan tutup aibnya," paparnya.
Berdasarkan contoh dan penjelasan Buya, kebiasaan mencari kesalahan orang lain akan berefek pada perbuatan dosa lain. Seperti merasa senang saat orang lain membuat kesalahan hingga menyebarkan aibnya.
Padahal tiga hal itu termasuk tiga dosa besar yang dibenci oleh Allah SWT. Oleh karena itu, ia kembali mengatakan bahwa untuk mendoakan orang-orang yang kesalahan hingga aibnya tak sengaja kita lihat. (*)
Sumber: Youtube Al-Bahjah TV
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
BBM B50 Resmi Mulai Didistribusikan ke SPBU, Peluncuran Tinggal Tunggu Prabowo
-
Sambutan Istimewa untuk Presiden Belarus, Dari Pasukan Berkuda hingga Bermalam di Istana Negara
-
Shio Apa yang Paling Tidak Beruntung di Tahun 2026? Ini Alasannya
-
5 Physical Sunscreen Anak dengan Ceramide Sesuai Rekomendasi Dokter Spesialis Anak
-
GAIKINDO Soroti Ketimpangan Stimulus Industri Otomotif dari Pemerintah
-
Bupati Purwakarta Minta Maaf soal Lagu Lalaki Langit Viral, Sebut Tak Bermaksud Rendahkan Wanita
-
Prancis Dilanda Kebakaran Hebat, Lahan 700 Hektare Terbakar saat Cuaca Ekstrem
-
Sekolah Bukan Pabrik Nilai, Melainkan Tempat Menumbuhkan Potensi
-
Cape Verde Siap Menang, Argentina Patut Waspada Jelang Perebutan 16 Besar
-
Dugaan Kekerasan terhadap Dokter Muda di NTT Diminta Diusut Transparan