SuaraBandung.id - Agnes Gracia, siswa kelas sepuluh SMA Tarakanita 1 Jakarta menjadi sosok yang dibicarakan oleh masyarakat setelah sang kekasih Dandy resmi ditangkap kepolisian.
Agnes Gracia diduga menjadi subjek yang memprovokasi terjadinya aksi penganiayaan pada anak petinggi GP Ansor hingga dilarikan dan dinyatakan koma di rumah sakit.
Setelah sebelumnya bermunculan surat resmi yang dikeluarkan oleh berbagai pihak dan instansi yang terseret karena perilaku tak manusiawi Mario Dandy terhadap David.
Kini giliran pihak sekolah Agnes yang mengeluarkan pernyataan sikap mereka terhadap dugaan kejam yang dilabeli pada peserta didik mereka yang masih berusia 15 tahun atau dibawah umur.
Sayangnya, meski dengan jelas bahwa pihak SMA Tarakanita 1 turut mengutuk dan mengecam keras kasus penganiayaan yang sangat tidak manusiawi itu.
Surat pernyataan sikap tersebut dinilai blur atau masih mengambang dari sudut pandang masyarakat, karena apabila dibandingkan dengan surat pernyataan D.O Denny dari kampusnya sangat terlihat mencolok.
Berikut isi lengkap surat pernyataan sikap dari SMA Tarakanita 1 Jakarta
Berkenaan dengan masalah viral saat ini yang melibatkan Agnes Gracia Haryanto, dengan ini Yayasan Tarakanita dan SMA Tarakanita 1 Jakarta menyatakan bahwa benar yang bersangkutan adalah siswi kelas X SMA Tarakanita I Jakarta.
Sedangkan untuk surat pernyataan sikap yang ditulis oleh pihak yayasan Tarakanita tidak menjelaskan secara spesifik hukuman atau sanksi apa yang diterima Agnes Gracia.
Baca Juga: Penerapan ESG Makin Diakui Dunia, BRI Raih 2 Penghargaan Internasional The Asset Triple A
Sesuai nilai-nilai Ketarakanitaan yang kami anut, maka terhadap peristiwa yang terjadi, kami menyatakan sikap sebagai berikut:
1. Bahwa kami turut prihatin dan berempati atas tindakan kekerasan yang dialami oleh saudara David Latumahina, serta turut mendoakan untuk kesembuhannya.
2. Bahwa kekerasan bukanlah bagian dari nilai-nilai Tarakanita sehingga Tarakanita tidak mentolerir tindakan perundungan dalam bentuk apapun oleh peserta didik baik di lingkungan sekolah atau di luar sekolah.
3. Bahwa kami menghormati dan mendukung proses hukum yang sedang berjalan agar keadilan ditegakkan.
4. Bahwa terhadap siswi yang bersangkutan telah diambil tindakan sesuai aturan sekolah dan dengan memperhatikan Undang-Undang terkait, antara lain tentang perlindungan anak.
Surat tersebut diunggah dan disebarluaskan di beberapa platform media sosial seperti Twitter pada Jumat (24/2/2023).
Kemudian surat pernyataan tersebut banyak dikomentari dan menjadi trending topik di Twitter dengan hashtag #tarakanita. (*)
Sumber: Twitter Sumantri Sumarno @mantriss
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Megawati Soekarnoputri Kembali ke Blitar, Ini Agenda Lengkapnya
-
Laptop Berat dan Susah Dibawa? Ini 5 Rekomendasi Paling Tipis dan Ringan!
-
Masak Tepi Sungai 2026 Digelar di Kampung Perigi, Mengungkap Budaya Kopi Palembang
-
Di Tengah Tekanan Global, Mal Baru Bermunculan di Jateng
-
Surabaya Demam Piala Dunia 2026, Fans Rela Rogoh Kocek Jutaan untuk Jersey
-
Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?
-
Clara Bernadeth dan Dayinta Melira Dalami Karakter Sampai Konsultasi ke Ahlinya | NGORBIT
-
Diguyur Hujan, Ratusan Mahasiswa dan Elemen Sipil Padati Gejayan Gelar Seruan Bersama
-
Kenapa Jennifer Coppen Akad Nikah Pakai Binti Ibunya? Begini Hukumnya dalam Islam
-
BBM Naik, Kritik Diblokade: Mengapa Hubungan Kita dan Pemerintah Makin Toxic?