SuaraBandung.id - Bulan Syaban adalah bulan ke-8 dalam kalender Hijriyah. Bulan ini dikenal sebagai bulan yang diisi dengan keutamaan dan keberkahan, di mana umat Muslim dianjurkan untuk meningkatkan amalan ibadah mereka, termasuk puasa.
Namun penting untuk diketahui, meski puasa di bulan Syaban tidak diwajibkan, tetapi disunahkan dan sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW karena memiliki banyak keistimewaan.
Dilansir dari kanal YouTube resminya, Buya Yahya menjelaskan, puasa di bulan Syaban bisa dianggap sebagai persiapan fisik ataupun spiritual dalam menyambut bulan Ramadan.
Kata Buya Yahya, Rasulullah SAW juga mengajarkan untuk berpuasa di bulan Syaban agar terbiasa untuk menjalankan ibadah wajib selama sebulan penuh pada Ramadan mendatang.
Bulan Syaban dilaksanakan selama 15 hari. Artinya, untuk puasa bulan Syaban 2023 itu bisa dijalankan pada 21 Februari sampai 8 Maret 2023.
Namun, menurut Buya Yahya, puasa Syaban tetap bisa dijalankan sampai tanggal 30 Syaban.
"Puasa tanggal 1 sampai 15 di bulan Sya'ban bukan puasa yang dikukuhkan tapi tetap disunahkan, dan tidak harus sampai tanggal 15, sampai tanggal 30 Syaban disunahkan," jelasnya.
Puasa Syaban Bisa Menjadi Makruh
Perlu menjadi catatan, Buya Yahya menjelaskan perihal puasa Syaban bisa menjadi makruh setelah melewati tanggal 15 bulan Syaban.
Baca Juga: Hasil BRI Liga 1: Brace Matias Mier Bawa Bhayangkara FC Permalukan Borneo FC di Samarinda
"Hanya ada di dalam mahzab Imam Syafi'i, kalau ada orang tidak pernah berpuasa dan bukan karena untuk membayar utang, maka dimakruhkan berpuasa setelah tanggal 15 Sya'ban," ujarnya.
Buya Yahya menambahkan, menurut Imam Syafi’i, seorang Muslim ada baiknya untuk melakukan puasa terlebih dahulu pada tanggal 15 bulan Syaban. Jika berpuasa setelah melewati tanggal tersebut, maka akan menjadi makruh.
Namun, hukum makruhnya puasa tersebut akan hilang jika memenuhi tiga syarat berikut.
1. Tidak Makruh kalau mengqodho
2. Terbiasa melakukan puasa sunah di hari sebelumnya
3. Disambung antara puasa di tanggal 15-16 bulan Syaban
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun
-
Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan
-
Sausu Tambu Bersinar Lewat Desa BRILiaN, Ekonomi Pesisir Kian Kuat dan Berdaya Saing
-
Transformasi Sausu Tambu: Potensi Lokal Angkat Ekonomi Pesisir hingga Berprestasi Nasional
-
Desa BRILiaN Sausu Tambu Dorong Ekonomi Pesisir, Raih Pengakuan di Tingkat Nasional
-
Istighotsah Cirebon, Ulama: Jangan Biarkan Kasus KM 50-Vina Menggantung!
-
Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
-
Dari Desa Pesisir ke Panggung Nasional, Sausu Tambu Perkuat Ekonomi Berbasis Potensi Lokal
-
Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI
-
Desa Sausu Tambu Tembus Prestasi Nasional, Ekonomi Pesisir Tumbuh Lewat Program Desa BRILiaN