SuaraBandung.id - Banyaknya tempat makan siap saji dan produk olahan manis menjamur di setiap sudut Kota Bandung.
Namun sering mengkonsumsi hal seperti itu justru mengakibatkan penyakit berbahaya yang bisa mengundang komplikasi, yaitu diabetes melitus.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung menyebutkan bahwa kasus diabetes melitus pada usia anak dan remaja di Kota Bandung meningkat dari tahun sebelumnya.
Ternyata hal ini disebabkan oleh pola kurangnya aktivitas fisik dan terlalu sering mengkonsumsi makanan atau minuman manis dan siap saji.
Tak hanya itu, pemeriksaan rutin atau minimalnya setahun sekali ke Puskesmas terdekat pun jarang dilakukan oleh masyarakat.
Menurut Subkoordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa Dinkes Kota Bandung, dr. Intan Annisa, pemeriksaan atau skrining ini bisa dilakukan oleh masyarakat secara gratis di Puskesmas.
“Kebanyakan kasus dari diabetes yang terjadi karena faktor pola hidup, pola makan, aktivitas fisik yang kurang, sehingga peningkatan signifikan terjadi pada diabetes tipe dua,” ucapnya.
Menurut Intan beberapa gejala utama dari diabetes yang bisa diperhatikan secara dini yaitu sering buang air kecil, mudah lapar, dan cepat haus.
Sementara itu, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung tahun 2022, kasus diabetes tipe satu pada usia di bawah 15 tahun sebanyak 19 orang dan tipe dua sebanyak 44 orang.
Sedangkan pada usia 15-19 tahun ada sebanyak 24 orang mengidap diabetes tipe satu dan 57 orang mengidap diabetes tipe dua.*
(*Yanti)
Sumber: Instagram @humas_bandung (27/2/2023)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Motor Jarang Dipakai, Kapan Sebaiknya Ganti Oli?
-
Apple Lobi AS agar Bisa Pakai Chip RAM China, Harga DRAM Samsung Naik 100% Picu Ancaman Pasokan
-
Timnas U-17 vs Malaysia di Manahan, Wali Kota Solo: Momentum Emas Perkuat Ekosistem Sepak Bola
-
Statistik Mengagumkan Bikin AS Monaco Yakin Permanenkan Ansu Fati dari Barcelona
-
Mengapa Sebagian Ibu Membenci Putrinya? Mengurai Luka Batin yang Diwariskan
-
Berangkat ke Rumah Anak Tak Pernah Tiba, Mbah Kasemo Ditemukan Meninggal Setelah 7 Hari Dicari
-
Erling Haaland Buyarkan Mimpi Pantai Gading, Emerse Fae: Detail Kecil Jadi Pembeda di Piala Dunia
-
Masih Nol Wakil di 16 Besar, Ada Apa dengan Sepak Bola Eropa?
-
Messi Muncul di Promo Spider-Man: Brand New Day, Terbang Bareng Tom Holland
-
Gema "Cielito Lindo" di Mexico City! Ribuan Fans Padati Estadio Azteca, Jelang Meksiko vs Ekuador