SuaraBandung.id – Dalam kajiannya Buya Yahya mengungkapkan bahwa jangan percaya terhadap lawan jenis, yang suka bangunin tahajud.
Saat ini tengah trend dikalangan para laki-laki dan perempuan yang belum menikah mengenai saling mengingatkan dalam urusan ibadah.
Seperti contoh ngeshare ceramah-ceramah dan saling membangunkan shalat tahajud.
Namun, Buya Yahya mengingatkan untuk hati-hati dan jangan percaya pada seseorang lawan jenis yang seperti itu.
Seperti dikutip dari Short YouTube Al Bahjah TV pada Kamis (2/3/2023), begini penjelasan Buya Yahya.
Buya Yahya mengungkapkan harus hati-hati pada orang yang selalu ngeshare-ngeshare konten ceramah dan bangunin tahajud.
“Jangan percaya sama lawan jenis, laki-laki yang bangunin tahajud, nge share ceramah, hati-hati itu,” ungkap Buya Yahya.
Lebih lanjut, Buya Yahya mengingatkan untuk jangan percaya pada seseorang yang ngeshare urusan agama.
“Sama laki-laki juga begitu, hati-hati jangan gampang percaya, kalau ada perempuan ngeshare yang urusannya agama itu hati-hati,” lanjutnya.
Baca Juga: Puluhan Kuliner Andalan Sulawesi Selatan Hadir Dalam Inacraft 2023 di Jakarta
Menurut Buya Yahya, kalau mau ngeshare bisa ke grup agar dibaca rame-rame bukannya secara japri atau pribadi.
“Kalau mau ngeshare kan bisa ke grup, rame-rame dan sebagainya, pribadi japri ‘bangun-bangun tahajud’ dia ngorok dia, hati-hati,” pungkasnya.
Sumber: Short YouTube Al Bahjah TV
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan