SuaraBandung.id - Tanaman edelweis rawa merupakan sebuah tanaman yang cantik dan langka. Butuh waktu lama agar bunga cantik itu dapat tumbuh dengan indah dan bisa dijual.
Lantas, tak heran jika berita viral mengenai kelompok komunitas motor trail merusak kebun bunga edelweis di kawasan Ranca Upas, Bandung, membuat geram netizen.
Tidak hanya itu, tanggapan dari panitia yang dinilai tidak bertanggung jawab pun membuat netizen makin kebakaran jenggot.
Dilansir dari sebuah akun Twitter pada (7/3/2023), terlihat sekelompok pengendara motor trail berkumpul di sebuah area untuk melakukan balapan.
Lintasan yang mereka gunakan justru merusak lahan edelweis rawa di Ranca Upas.
“Peran babi hutan alias celeng sebagai hama, kini diganti komunitas Motor KLX & Trail dengan ijin Dinas Perhutani yang gemar offroad merusak lingkungan, tanaman warga dan bunga edelweis rawa di Ranca Upas, Ciwidey - Bandung, 05 Maret 2023.” tulis netizen tersebut.
Menanggapi berita ini pula, tanggapan panitia yang hanya mengunggah permintaan maaf tanpa adanya aksi lebih lanjut membuat netizen kebakaran jenggot.
“Panitia event touring motor trail Ranca Upas hanya minta maaf kepada peserta dan sponsor, bukan kepada akang yang sudah rela abdikan diri rawat dan lestarikan bunga Edelweis Rawa yang hampir punah itu gaess…”
Peristiwa ini tentu memberikan kerugian besar bagi para petani yang melestarikan edelweis rawa di Ranca Upas.
Baca Juga: Ramai-ramai Bantah Rumor Perahu Koalisi KIB Goyah Usai Petinggi PDIP Temui Rommy
Pasalnya, butuh waktu lama dan biaya yang tidak sedikit untuk membudidayakan tanaman tersebut.
(*)
Sumber: Twitter @MrBekalicky89 (7/3/2023)
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Ji Sung Jadi Mantan Bos Geng di Drama Comedy-Thriller 'The Apartment Job'
-
Konflik Agraria Muba Memanas, 3 Petani Jadi Tersangka Usai Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Andrew Mulyono Bos Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Kelima Korupsi MBG, Ini Perannya
-
Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
PTN Masih Ngeyel Buka Jalur Mandiri, PTS di Jogja Terancam Tutup Prodi
-
Negara Boncos Rp1 Triliun per Bulan, DPR Desak MBG Disetop Sementara
-
Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas
-
Bantah Klaim BEM UI, Polda Metro: Sampai Detik Ini Tak Ada Surat Pemberitahuan Demo
-
Gara-gara Dua Mahasiswa Ditangkap Polisi, Aksi Demo di Solo Sempat Memanas