SuaraBandung.id - Rumor mengatakan bahwa orang tua Agnes Gracia (AGH), ngemis minta cabut laporan untuk anaknya.
Nama Agnes (15) terseret kasus penganiayaan Mario Dandy terhadap David Ozora yang menyebabkan korban sempat koma 15 hari.
Diketahui, saat ini Agnes sudah resmi dinyatakan sebagai anak yang berkonflik dengan hukum atau pelaku. Namun, apakah benar rumor terkait orang tuanya ngemis meminta keluarga korban cabut laporan?
Diberitakan melalui kanal Youtube Kabar Politik (@kabarpolitik1736) pada hari Selasa (7/3/2023), dengan judul "Gempar!! Respon Ayah David Mengejutkan, Viral.. Detik² Ayah & Ibu Agnes Minta Maaf."
Dan keterangan penegas pada sampul video bertuliskan: "Ngemis-ngemis Minta Cabut Pe Laporan A.G, Panik.. Ayah Ibu Agnes Nekat Begini," kabar tersebut beredar.
Pada sampul video juga memperlihatkan foto beberapa orang sedang berada di sebuah ruangan. Ada personel polisi, serta seolah sedang selesai mengadakan rapat atau interogasi.
Isinya, konten tersebut disisipi beberapa cuplikan tentang keterangan dari perkembangan penetapan status Agnes dalam kasus penganiayaan itu dari pihak pengacaranya.
Keterangan dari kaca mata psikologis dan pihak-pihak bersangkutan yang diambil dari beberapa sumber wawancara, stasiun TV, media massa online hingga pernyataan dari akun media sosial ayah korban.
Sedangkan terkait latar belakang Agnes, diambil dari beberapa keterangan orang yang mengaku sebagai teman gereja gadis tersebut.
Baca Juga: Rafael Ternyata Sempat Dicecar KPK Soal Harta Kekayaan yang Ganjal pada 2020
Cek fakta:
Rumor tersebut kemudian ditelusuri lebih lanjut oleh tim bandung.suara.com
Ternyata, setelah melihat dan menganalisa isi video, konten berjudul "Gempar!! Respon Ayah David Mengejutkan, Viral.. Detik² Ayah & Ibu Agnes Minta Maaf," adalah kurang tepat.
Dalam video itu, tidak ada keterangan lebih lanjut terkait kemunculan orang tua Agnes, apalagi untuk meminta maaf, bahkan mengemis minta laporan dicabut.
Hingga saat ini belum ada pula informasi valid yang datang dari pihak kepolisian, maupun dari tim pengacara orang-orang yang bersangkutan perihal hal itu.
Meskipun, perkembangan kasus yang ditampilkan pada cuplikan hingga narasi video benar adanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
5 Parfum Aroma Mewah di Indomaret, Wanginya Elegan Bikin Percaya Diri
-
Siap-siap War, 11 Cara Beli Tiket Konser The Weeknd Via MyBCA
-
Mengatur Kembali Arah Hidup dari Buku Tiada Ojek di Paris
-
Bupati Sukabumi Bantah Masjid Al Afghani Mangkrak, Asep Japar: Terkendala Keterbatasan Anggaran
-
5 Cushion Paling Laris di Shopee untuk Kulit Berminyak dan Kering
-
Polisi Sebut Kasus Tewasnya Pelajar di Kawasan Kridosono Bukan Klitih, Tapi Perselisihan Antar Geng?
-
Kesaksian Horor Bagnaia usai Crash Zarco di MotoGP Catalunya: Kakinya Hancur, Nyangkut di Motor
-
Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
-
Akses Utama Cilograng Lebak Terputus Akibat Longsor, Warga: Tanah Masih Terus Bergerak
-
Amnesty International Sebut Eksekusi Mati Global 2025 Capai Rekor Tertinggi dalam 44 Tahun