SuaraBandung.id - Beredar video berdurasi tiga menit empat belas detik yang memperlihatkan pria memakai baju hitam murka karena tanaman yang dirawatnya itu rusak.
Kerusakan lahan disebabkan kegiatan motor trail, sampai merusak tanaman bunga rawa yang ditanam.
Dilansir dari Antara, Rabu (8/3/2023), pria tersebut begitu marah karena bunga itu cukup langka, hanya ada dua temapt di Jawa Barat
“tanaman ini di dunia ini juga ada dua tempat faham ga kalian! termasuk di Indonesia juga ada dua tempat di Ranca Upas sama Danau Ciarus Kamojang Garut” ungkap pria berbaju hitam tersebut di akun Instagram @mountnesia
Pria tersebut merupakan orang yang merawat dan membudidayakan bunga rawa itu, karnanya beliau menyesalkan adanya pihak yang memberikan izin terlaksananya acara trail di Ranca Upas.
Bunga Rawa terseut cukup susah dan lama dalam penanamanya, dan ia menanmnya hampir tiap blok di Ranca Upas.
Marilah kita sebagai makhluk ciptaannya, pasti saling membutuhkan satu sama lain khususnya tumbuhan, tidak ada ruginya saling merawat dan menjaga.
Begitupun keindahan dan kesejukan alam, tidak akan terjadi jikalau tidak dibentuk dan ditata sedemikian rupa.
Sumber: Instagram @mountnesia
Baca Juga: Ini 5 Rekomendasi Tempat Wisata di Jakarta
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi
-
5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar