SuaraBandung.id - Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E merupakan ajudan mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri, Ferdy Sambo.
Bharara E ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir J bersama Ferdy Sambo, Putri Candrawati, Brigjen Hendra Kurniawan, Kombes Agus Nurpatria, AKBP Arif Rahman Arifin, Kompol Baiquni Wibowo, Kompol Chuck Putranto, dan AKP Irfan Widyanto.
Dalam putusan Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Bharada E mendapat hukuman paling ringan dibanding tersangka lainnya.
Benarkah keringanan hukuman tersebut merupakan hadiah dari Jokowi atas kejujuran Bharada E?
Sebuah sampul dan judul video menarasikan, seolah Presiden Jokowi memanggil Bharada E ke Istana dan memberi hadiah atas kejujurannya.
Video berdurasi 2 menit 15 detik itu diunggah akun YouTube INFO VIRAL (26/2/2023) berjudul "Berkat Kejujurannya!! Icad Dapat Hadiah dari Jokowi!"
Informasi dari unggahan video di atas selanjutnya ditelusuri lebih lanjut oleh tim SuaraBandung.id
Foto pada sampul video adalah hasil editan (rekayasa)
Baca Juga: Miss V Berdarah saat Malam Pertama? Kata Seksolog Itu Tanda Bahaya Loh
Terlebih, Tim SuaraBandung.id tidak menemukan satu fakta pun (baik deskripsi maupun narasi) dalam video tersebut yang menunjukan Presiden Jokowi memanggil Bharada E ke Istana dan memberinya hadiah keringanan hukuman.
Faktanya, beberapa pertimbangan yang meringkankan hukuman Barada E adalah ia bersedia menjadi Justice Collaborator dan belum pernah dijatuhi pidana
Selain itu, Bharada E sudah meminta maaf dan mendapat pengampunan atas kesalahannya dari keluarga Brigadir J.
Kesimpulan
Dapat disimpulkan bahwa unggahan video berjudul "Berkat Kejujurannya!! Icad Dapat Hadiah dari Jokowi!" adalah HOAX.
Bharada E tetap harus menjalani hukuman kurungan 1 tahun 6 bulan dan demosi 1 tahun.
Konten hoax ini tentu, bisa merugikan banyak pihak, apabila netizen hanya melihat judul ataupun thumbnail video, tanpa menyimak informasi secara menyeluruh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus