SuaraBandung.id – Buya Yahya dalam kajiannya mengungkapkan bahwa boleh membicarakan keburukan orang lain hanya dalam keadaan ini.
Mengenai keburukan orang lain sebisa mungkin untuk jangan diceritakan karena sama saja itu dengan membongkar aib seseorang.
Namun, menurut Buya Yahya ada kondisi dimana diperbolehkan untuk membicarakan keburukan orang lain.
Lantas dalam keadaan apa bisa membicarakan keburukan orang lain itu?
Seperti dikutip dari Short YouTube @buyayahyaofficial pada Sabtu (11/3/2023) begini penjelasan Buya Yahya.
Menurut Buya Yahya seseorang itu bisa membicarakan keburukan orang lain saat keadaan ketika ditanya oleh seseorang yang akan dinikahi.
“Membicarakan keburukan orang lain boleh dalam beberapa keadaan diantaranya adalah jika kita ditanya seseorang yang akan dinikahi, tapi gak boleh royal,” ungkap Buya Yahya.
Buya Yahya menjelaskan jika ada seseorang yang bertanya mengenai orang yang akan dinikahi maka jawablah dengan jujur, namun jangan ditambah-tambah.
“Ada seorang laki-laki nanya kepada Buya dan saya tahu seorang perempuan ‘Buya bagaimana akhlak perempuan itu dengan ibunya?, kalau dengan ibunya sedikit bermasalah, itu tok jangan ditambah, ngasih taunya pun satu-satu,” jelasnya.
Baca Juga: Cara Berbakti pada Orang Tua yang Sudah Meninggal, Lakukan 3 Hal Ini Kata Buya Yahya
“Atau kalau memang kita gak setuju dan memang dia jelek dimata kita laki-laki ini baik, cukup dengan kalimat ’lebih baik kayanya cocok kamu dengan yang lainnya’,” pungkasnya.
Sumber: Short YouTube @buyayahyaofficial
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata
-
Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap
-
Umuh Muchtar Sebut Laga Persija vs Persib Bandung Lebih dari Final
-
Menelusuri Lorong Gelap Larung: Dari Hasrat hingga Sejarah yang Berdarah
-
Persib Bandung Hormati Keputusan Venue Laga Kontra Persija Dipindah ke Samarinda
-
Hadiah Juara 3 Kali Lebih Besar dari Piala AFF, Timnas Indonesia Wajib Incar Trofi FIFA ASEAN Cup
-
Di Balik Thanksgiving Berdarah: Misteri Kelam Keluarga Sam Holland
-
Casemiro Nilai Michael Carrick Layak Jadi Pelatih Permanen Manchester United
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh