Bola / Bola Indonesia
Kamis, 07 Mei 2026 | 07:55 WIB
Timnas Indonesia wajib incar trofi FIFA ASEAN Cup karena hadiahnya mengiurkan. (Instagram/@timnas.indonesia)
Baca 10 detik
  • Timnas Indonesia menargetkan juara FIFA ASEAN Cup 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 21 September hingga 6 Oktober 2026.
  • FIFA menyediakan total hadiah lebih dari 4 juta dolar AS dengan hadiah juara mencapai 1 juta dolar AS.
  • Status tuan rumah dan pengakuan resmi FIFA memungkinkan Indonesia menurunkan skuad terbaik termasuk pemain yang berkarier di Eropa.

Suara.com - Target juara menjadi harga mati bagi Timnas Indonesia saat berlaga di ajang FIFA ASEAN Cup 2026.

Pasalnya turnamen perdana yang digagas langsung oleh FIFA ini tidak hanya menawarkan gengsi, tetapi juga guyuran bonus dengan nominal yang sangat fantastis.

Sang kampiun dari turnamen ini dilaporkan akan membawa pulang hadiah utama sebesar 1 juta dolar AS atau sekitar Rp17,3 miliar.

Angka ini jelas merupakan sebuah lompatan masif jika dibandingkan dengan hadiah turnamen sebelumnya.

Sebagai perbandingan, juara ASEAN Championship atau Piala AFF 2024 hanya mendapatkan hadiah sebesar 300.000 dolar AS (sekitar Rp5,2 miliar).

Artinya, hadiah juara FIFA ASEAN Cup nilainya hampir tiga kali lipat lebih besar.

Secara total, FIFA disebut telah menyiapkan dana lebih dari 4 juta dolar AS (sekitar Rp69 miliar) untuk turnamen ini yang akan dialokasikan sebagai biaya partisipasi, bonus pertandingan, hingga hadiah untuk para pemenang di setiap divisi.

Format Baru dan Peluang Emas Indonesia

FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan digelar pada 21 September hingga 6 Oktober ini akan menggunakan format baru dengan dua divisi.

Berdasarkan peringkat saat ini, Divisi 1 kemungkinan akan diisi oleh para raksasa kawasan seperti Thailand, Vietnam, Timnas Indonesia, Filipina, Malaysia, dan Singapura, ditambah dengan undangan untuk China dan India.

Baca Juga: Kurniawan Ingatkan Timnas Indonesia U-17 Jangan Terbuai Usai Berhasil Mengalahkan China

Peluang bagi skuad Garuda untuk menjadi juara pun sangat terbuka. Selain karena akan bermain sebagai tuan rumah untuk Divisi 1, turnamen ini juga masuk dalam kalender resmi FIFA.

Artinya, pelatih John Herdman bisa memanggil kekuatan terbaiknya, termasuk para pemain bintang yang merumput di Eropa.

Kapten Timnas Singapura, Hariss Harun, menyambut baik terobosan ini. Ia meyakini status turnamen yang diakui FIFA akan menjadi daya tarik utama.

"Ini bisa membawa sepak bola kawasan ini lebih maju. Mungkin FIFA Asean Cup akan memungkinkan pemain-pemain terbaik untuk terlibat," ujar Harris, dikutip dari Straits Times, Rabu (6/5/2026).

Dengan hadiah yang menggiurkan dan status tuan rumah, tidak ada alasan bagi Timnas Indonesia untuk tidak memasang target tertinggi di ajang ini.

Load More