SuaraBandung.id - Korban penganiayaan brutal, Cristalino David Ozora yang kini mulai sadar dari koma panjangnya dimanfaatkan oleh pihak tak bertanggung jawab.
Nama David Ozora dicatut untuk aksi penipuan dengan dalih penggalangan donasi untuk mendukung, serta mengawal kasus pemuda 17 tahun tersebut.
Informasi itu dibagikan langsung oleh ayah David, Jonathan Latumahina melalui media sosial Twitter miliknya, @seeksixsuck
"Ini nipu, kami gak buka donasi dimanapun. Bantu report," tulis Jonathan Latumahina, Jumat (10/3/2023).
Dalam akun Tiktok bernama @cristalinodavidozora itu memperlihatkan postingan video terkait David dan kasus penganiayaan yang dilakukan oleh anak Rafael Alun Trisambodo.
Tak lupa, penipu juga menyematkan keterangan serta nomor rekening pada bio akunnya, seperti berikut:
"Dukung kasus David caranya follow dan share. Donasi BNI rekening 1175757372"
Melihat postingan itu, selanjutnya warganet beramai-ramai memberikan respon.
Tidak hanya membantu melaporkan atau me-report akun yang dimaksud, namun juga banyak di antaranya yang melacak si empunya akun bank.
Baca Juga: Gunung Merapi Erupsi, Waspada 3 Penyakit yang Berpotensi Muncul
Tak cuma akun Tiktok, netizen Twitter juga menemukan akun media sosial lain milik oknum penipu dengan kedok yang sama. Yakni donasi untuk David.
"Ini di IG juga ada," kata @erwinquu
Hingga artikel ini diterbitkan, kedua akun di atas sudah menghilang.
Entah karena efek laporan dari netizen, ataupun si pemilik telah menonaktifkan akun tersebut. (*)
Sumber: Twitter @@seeksixsuck
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA