SuaraBandung.id - Beredar rumor mengatakan ada saksi kunci yang menungkap bahwa sosok yang ternyata menyiksa David Ozora adalah Agnes Gracia.
Kabar burung itu diposting oleh kanal Youtube Garuda News (@garudanews4977) berjudul "Biadab.!! Ternyata Agnes yang Siksa David, Saksi Kunci Ini Ungkap Semua Kejadian Sebenarnya."
Pada thumbnail video yang diunggah pada hari Sabtu (11/3/2023) itu terdapat kalimat penegas senada dengan judul, serta menggunakan foto ilustrasi seseorang seolah-olah sedang diinterogasi pihak kepolisian.
Awal video, konten kreator menampilkan beberapa cuplikan terkait kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy kepada David Ozora.
Mulai dari keterangan kronologi saksi Ibu N saat melakukan rekonstruksi adegan penganiayaan dan Direskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Hengki Haryadi.
Serta keterangan perkembangan penetapan tersangka dan penahanan AG (Agnes Gracia) yang dikutip dari beberapa laman berita online.
Narator membacakan kronologi proses penganiayaan yang dilakukan oleh Rafael Alun Trisambodo, Mario Dandy dan menyebabkan korban koma berhari-hari.
Terakhir, ia juga menjelaskan penetapan serta pasal yang menjerat dua tersangka lainnya, yakni Dandy dan Shane Lukas.
Cek fakta:
Baca Juga: 5 Tips Merawat Tanaman di Apartemen Ini Perlu Kamu Ketahui, Apa Saja?
Tim bandung.suara.com menelusuri kebenaran rumor yang diedarkan oleh kanal Youtube tersebut.
Melalui penelusuran berbagai sumber, termasuk keterangan resmi oleh pihak Polda Metro Jaya, tidak ditemukan adanya pernyataan terkait perilaku Agnes yang menyiksa David Ozora.
Meskipun benar, melalui keterangan dari saksi Ibu N saat melakukan rekonstruksi penganiayaan di TKP pada hari Jumat (10/3/2023), memperlihatkan bahwa tingkah Agnes Gracia berbeda.
Jika dibandingkan dengan pengakuan Ivana Yoan, kakaknya di kanal Youtube Najwa Shihab.
Dalam rekonstruksi itu, justru Agnes santai merokok saat David disuruh bersujud oleh Dandy. Ia juga baru membantu menopang kepala korban saat Ibu N memintanya.
Sisanya, sesuai reka adegan dalam rekonstruksi itu, terlihat bahwa Mario Dandy yang menyiksa David dengan sadis.
Tag
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: David Ozora Sadar 100 Persen, Ceritakan Semuanya, Agnes Disebut Pelaku Utamanya?
-
Tertunduk, Mario Dandy kembali Peragakan Cara Dia Aniaya David Ozora melalui Reka Adegan, Begini Respon Warganet yang Geram
-
Tingkah Agnes Gracia Ini Bikin Netizen Yakin Dia Juga Bersalah Seperti Mario Dandy: Pantas Jadi Tersangka!
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%
-
Sabu Jadi Bisnis Keluarga di Kerinci, Ayah Bantu Anak hingga Kakak dan Adik Kompak Beraksi
-
Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan
-
Wajah Glowing Instan! Ini Rahasia Eksfoliasi Lembut dengan Ekstrak Apel
-
Berstatus Juara, Garudayaksa FC Siap Bersaing di Super League 2026-2027
-
Musyawarah PERBASASI DKI Jakarta Lancar, Fokus Pengembangan Prestasi dan Persiapan Menuju PON
-
Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!
-
Derbi ASEAN di Piala Asia 2027, Herdman Tuntut Timnas Indonesia Tampil Total Lawan Thailand
-
Gara-gara Antrean Solar, Sopir Truk Ngaku Diculik dan Diancam Ditembak Oknum Polisi
-
Kedaulatan di Ujung Algoritma: Alasan Saya Stop Mengikuti Rekomendasi FYP