SuaraBandung.Id — Sabil Fadhillah, ia merupakan seorang mantan guru honorer di SMK Telkom Sekar Kemuning, Cirebon.
Namanya viral setelah melayangkan kritik di kolom komentar instagram Ridwan Kamil dengan kata 'maneh'.
“Dalam zoom ini, Maneh teh keur jadi gubernur jabar ato kader partai ato pribadi @ridwankamil ???.,” tulis akun @sabilfadhillah (13/3/2023).
Kini ia harus rela kehilangan pekerjaannya itu setelah pihak yayasan yang menaungi sekolah tersebut memberikan surat peringatan ketiga untuk Sabil.
Sebelumnya, Ridwan Kamil meminta kepada pihak sekolah untuk tidak memberhentikan Sabil jika alasannya sudah mengkritik dirinya.
Pihak sekolah pun sudah memberikan keterangan bahwa alasan pemberhentian Sabil bukan karena itu (mengkritik Ridwan Kamil).
Sabil sempat ditawari oleh pihak sekolah untuk kembali mengajar.
Namun, Sabil menolak dengan alasan malu.
"Pada dasarnya saya ucapkan terimakasih atas tawarannya, atas penarikannya kembali, dibuka selebar-lebarnya untuk saya kembali lagi. Tapi saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya, karena kemungkinan sih saya enggak (menerima tawaran untuk kembali mengajar)," ungkap Sabil, disampaikan oleh Refli Harun dalam dalam unggahan channel YouTube-nya (17/3/2023)
Sabil menjelaskan, pada saat berkomentar ia memposisikan dirinya sebagai netizen, sebagai warga Jawa Barat, bukan sebagai guru.
Namun atas perbuatannya itu ia menganggap nama lembaga (yayasan dan sekolah) dimana ia bekerja jadi terseret dan ramai diberitakan.
"Saya sendiri sudah merasa malu. Malu dalam artian, karena akibat adanya kasus ini, lembaga jadi terbawa-bawa," tambah Sabil.
Berbeda dengan itu, Refli Harun berpendapat aksi Sabil berkomentar di Instagtam Ridwan Kamil bukanlah suatu hal yang salah.
Terlebih Sabil memberikan komentar atau kritik di luar jam pelajaran.
"Itu merupakan hak demokrasi para guru. Para guru pun merupakan bagian dari warga negara Indonesia yang hak demokrasinya dijamin oleh konstitusi," kata Refli Harun.
"Apa yang dilontarkan di luar jam pelajaran, itu adalah hak pribadinya sebagai warga negara," tambahnya.
Masih dalam unggahan yang sama, Refli Harun pun sempat membandingkan aksi Sabil dengan dosen yang menjadi buzzer dengan menggunakan kata-kata kasar.
Bahkan Refli menilai, di waktu yang sama Ridwan Kamil pun menggunakan kata yang sama ('maneh') untuk membalas komentar Sabil.
"@sabilfadhillah ceuk maneh kumaha?," tulis Ridwal Kamil.
Refli Harun, berpesan pihak yayasan tidak perlu reaktif dan Ridwan Kamil tidak perlu baper dengan kejadian semacam itu, terlebih Ridwan Kamil adalah sosok pemimpin.
(*Editor: Zahra Anna)
Sumber: Instagram @sabilfadhillah dan YouTube Refli Harun
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat
-
Kabut Asap Karhutla Ganggu Bandara SMB II Palembang, 6 Penerbangan Harus Tertunda
-
Hadapi El Nino, Meki Fritz Nawipa Siapkan Helikopter hingga Satgas Kampung
-
Viral 4 Kementerian Alokasikan Dana Rp4,1 Miliar untuk Pengadaan Mobil Golf
-
Beli Sepatu ANTA Dapat Diskon Ratusan Ribu dari BRI, Cek Caranya di Sini!
-
Indonesia Masuk 6 Negara dengan Obesitas Rendah di Dunia, Apa Rahasianya?
-
Karhutla Makin Ganas, Anggaran Pencegahan Kalah dari Belanja Rutin Daerah
-
5 Alasan Pengurusan Izin Usaha Sebaiknya Diserahkan ke Jasa Profesional
-
KAI Siapkan Stasiun Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta
-
Sinopsis Insidious: Out of the Further, Kisah Baru Elise dengan Teror Seram