- Kementerian Sosial menyiapkan anggaran puluhan miliar untuk jaminan hidup korban bencana di tiga provinsi Sumatra.
- Bantuan awal senilai Rp450 ribu per orang per bulan akan segera disalurkan di empat kabupaten/kota terpilih.
- Penyaluran bansos adaptif ini akan menggunakan mekanisme Himbara, PT Pos, atau pengiriman langsung oleh petugas.
Suara.com - Kementerian Sosial telah menyiapkan anggaran hingga puluhan miliar untuk bantuan jaminan hidup (jadup) korban banjir dan longsor di tiga provinsi Pulau Sumatra.
Jadup tersebut termasuk dalam skema bansos adaptif kebencanaan yang dimaksudkan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan pada tahap awal jadup itu akan disalurkan di empat kabupaten/kota di Aceh dan Sumatra.
Bansos tersebut akan diberikan per orang dengan nominal Rp15 ribu per hari yang diberikan langsung untuk satu bulan. Sehingga per orang mendapatkan Rp450 ribu per bulan selama tiga bulan berturut-turut.
“Bantuan untuk membeli lauk pauk atau jaminan hidup, Rp450 ribu rupiah per orang dikali satu bulan,” jelas Gus Ipul dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (11/2/2026).
Adapun empat daerah yang akan disalurkan lebih dulu itu di antaranya, Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah di Provinsi Aceh, Kota Padang Sidempuan di Sumatra Utara, dan Padang Panjang di Sumatra Utara.
Keempat daerah itu bisa segera disalurkan karena data penerima manfaat telah lengkap dan diverifikasi,
“Total bantuan yang diberikan mencapai Rp 25.824.150.000,” terang Gus Ipul.
Ia memastikan kalau bantuan jadup itu akan diberikan kepada warga pada minggu ini.
Baca Juga: Exclude Bansos Artinya Apa? Begini Cara Menyanggah Agar Bisa Aktivasi Lagi
Setiap calon penerima bansos tersebut dipastikan telah tercatat secara rinci melalui mekanisme by name by address (BNBA) yang ditetapkan dalam surat keputusan bupati atau wali kota serta telah mendapat persetujuan Kementerian Dalam Negeri.
Kemensos menyediakan tiga cara dalam pemberian bansos tersebut, yakni melalui himpunan bank negara atau Himbara, lewat PT Pos, serta kedua layanan milik negara tersebut.
“Kalau memang situasinya tidak memungkinkan lewat kedua-duanya, kita akan kirim secara langsung dibawa oleh petugas,” pungkas Gus Ipul.
Berita Terkait
-
Mendagri Minta Dukungan Parlemen Normalkan Anggaran TKD Provinsi Terdampak Bencana
-
Cara Cek NIK Terdaftar di DTKS untuk Penerima Bansos agar Tidak Salah Informasi
-
Cek Bansos Kemensos di Link Ini, Bantuan Awal Tahun 2026 Siap Dicairkan Bisa Dapat Rp2,7 Juta
-
Kemensos Mulai Salurkan Santunan Korban Banjir Sumatra ke Ahli Waris, Segini Nominalnya
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana