SuaraBandung.id – Barbie Kumalasari ikut menyoroti kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) Ferry Irawan dan Venna Melinda.
Menurut Barbie Kumalasari yang merupakan perwakilan dari pengacara wanita beserta ketua dari Srikandi Laskar Merah Putih merasa miris dengan proses hukum KDRT.
Barbie Kumalasari menyoroti proses hukum KDRT yang terjadi pada para artis begitu cepat ditangani.
Sedangkan disisi lain, kasus KDRT lain proses hukumnya begitu lama padahal korbannya sampai meninggal dan kerugian materi yang besar.
“Ketika seorang artis kok langsung atensi langsung cepat padahal kasus-kasus yang lainnya sampai mengakibatkan kematian, materi yang sangat luar biasa kerugiannya tapi sampai sekarang kok digantung,” ungkap Barbie Kumalasari, dikutip dari YouTube BIBIR MERAH ENTERTAINMENT NEWS, Minggu (26/3/2023).
Lebih lanjut, Barbie Kumalasari mengungkapkan bahwa jika kasus yang menimpa public figure kelihatan gerak cepat, meski terkadang belum terbukti bersalah tapi sudah diciduk duluan.
“Jadi memang keliatan banget kalau kasusnya para public figure ini bener-bener salah gak salah maik ciduk, salah gak salah yang penting masuk dulu,” lanjutnya.
Seperti diketahui, kasus KDRT yang menimpa Venna Melinda sampai saat ini Ferry Irawan masih menyatakan tidak melakukan kekerasan meski sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Baca Juga: Hasil Laga FIFA Matchday: Jerman Bungkam Peru, Brasil Dipermalukan Maroko
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
Terkini
-
Menakar Kontrol Sosial Masyarakat Modern Lewat Kasus Penyekapan di Bandung
-
Dari Wahana Bermain hingga Workshop Kreatif, Ini Cara Baru Isi Liburan Sekolah Jadi Lebih Bermakna
-
Tak Hanya Saat Dicuci, Pakaian Ternyata Melepaskan Mikroplastik Saat Dipakai Sehari-hari
-
Piala Dunia 2026 Dibanjiri Gol Bunuh Diri, Rekor 2018 Terancam Pecah
-
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Uang untuk Geser Aksi dari Istana
-
Fahira Idris Desak 7 Langkah Darurat Kasus Penyekapan dan Penyiksaan Perempuan di Bandung
-
Ulasan Film Penjagal Iblis: Dosa Turunan, Ritual Kuno Pengundang Petaka!
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Program Imunisasi Nasional Kekurangan Dana Rp 1 Triliun Akibat Pemotongan Anggaran
-
5 Cara Membersihkan Kipas Angin Tanpa Dibongkar, Cocok untuk yang Malas Ribet